Blusukan Jelang Muktamar ke 35, Gus Salam Mengaku Sudah Galang Dukungan 22 Pengurus Wilayah NU
- Achmad Faizal/Surabaya
Surabaya, VIVA Jatim-Bakal calon Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (NU) KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) terus bergerilya menggalang dukungan.
Sampai hari ini setidaknya Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang itu mengaku sudah bersilaturahim dengan 22 pengurus wilayah Nahdatul Ulama tingkat provinsi di seluruh Indonesia.
"Alhamdulillah sampai hari ini kami sudah bersilaturahim di 22 PWNU secara resmi. Artinya tidak tidak pernah kami itu masuk ke daerah, kemudian tanpa pamit minimal atau tanpa sepengetahuan PWNU setempat," katanya, Senin, 13 Juli 2026.
Menurut dia, karena dinamika yang semakin dekat dengan pelaksanaan Muktamar NU ke-35 ini, biasanya ada yang berusaha untuk langsung masuk ke PCNU.
"Karena kami selalu menghormati terhadap hirarki struktural, sekaligus menghormati pengurus wilayah," jelasnya.
Ke 22 PWNU yang dimaksud antara lain Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DIY, Banten. Kemudian, di Pulau Sumatera yaitu Lampung, Bengkulu, Jambi, Aceh.
Lalu Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, NTT, hingga Kalimantan Selatan.
"Yang sudah terjadwal, besok saya ke Bali. Hari Rabu ke Sumatera Selatan, hari Jumat ke Bangka Belitung. Lanjut ke Sulawesi Utara dan Gorotalo akan kita jadikan satu," jelasnya.
Adapun yang belum jadwalkan oleh timnya di wilayah Timur yaitu Maluku Utara dan Maluku serta Papua yaitu Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Induk, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.
Para pengurus wilayah yang ditemui, menurut Gus Salam, mereka menyampaikan aspirasinya tentang perubahan mendasar tentang kepemimpinan dan kepengurusan PBNU.
"Hampir semua PWNU menyampaikan keinginan untuk perubahan," ujarnya.
Nama Gus Salam muncul dalam bursa calon ketua umum PBNU jelang Muktamar ke-35 pada akhir Agustus 2026 mendatang di Ponpes Denanyar Jombang.
Selain Gus Salam, juga ada nama petahana KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), KH Nasarudin Umar (Menteri Agama), KH Zulfa Mustofa, hingga KH Abdul Hakim Mahfud atau Gus Kikin yang saat ini menjabat Ketua PWNU Jatim.