Sudah 40 Hari Kapal Nelayan Entok tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Kini Libatkan Keluarga ABK
- Imron Saputra
Lamongan, VIVA Jatim-Memasuki hari ke-40 sejak hilang kontak kapal nelayan KMN Entok hingga kini belum ditemukan. Pencarian kapal nelayan asal Kabupaten Lamongan itupun terus diintensifkan.
Bahkan operasi pencarian kapal nelayan itu juga melibatkan perwakilan keluarga, mereka adalah Amin Kasmanto dan Slamet. Sedangkan Ketua Rukun Nelayan Blimbing diwakili oleh Nurwakhid.
Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur mengatakan, keterlibatan keluarga dalam pencarian ini merupakan bentuk transparansi dan komitmen bersama agar seluruh proses pencarian dapat berjalan secara terbuka serta memberikan keyakinan kepada keluarga korban.
Selain keterlibatan keluarga ABK, operasi pencarian bersama itu melibatkan berbagai unsur SAR dan instansi maritim menuju Perairan Kangean, yang diduga menjadi titik koordinat terakhir keberadaan kapal tersebut.
"Operasi pencarian dilakukan dengan mengerahkan KN SAR 249 Permadi Kapal Negara SAR cepat milik Basarnas Kantor SAR Kelas A Surabaya, yang dilengkapi navigasi canggih, panjang 40 meter, dan kecepatan jelajah hingga 30 knot beserta personel SAR Lamongan," kata Guntur.
Tak hanya itu, turut bergabung 2 ABK Kapal Baharkam Mabes Polri, 2 personel SAR Ditpolairud Polda Jawa Timur, perwakilan keluarga KMN Entok, serta Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Lamongan.
Sebelumnya diberitakan, Kapal Motor Nelayan (KMN) Entok dilaporkan hilang kontak di Perairan Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Rabu 1 Juli 2026 sekitar pukul 14.30 WIB.
Kapal nelayan yang dinakhodai S itu diketahui membawa 19 Anak Buah Kapal (ABK). Hingga saat ini keberadaan kapal nelayan tersebut belum juga diketahui.