Raih Adiwiyata Mandiri, Menteri Jumhur Nilai SMAN 1 Gresik Layak Jadi Teladan Nasional
- Tofan Bram Kumara
Gresik, VIVA Jatim-Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat menilai SMA Negeri 1 Gresik layak menjadi teladan nasional dalam penerapan budaya peduli lingkungan setelah berhasil meraih predikat Adiwiyata Mandiri, penghargaan tertinggi dalam Program Adiwiyata.
Saat meninjau ke SMAN 1 Gresik, Rabu, 15 Juli 2026, Jumhur mengatakan sekolah tersebut dinilai mampu membangun kesadaran lingkungan secara berkelanjutan sehingga dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan di berbagai daerah.
"Di SMA Negeri 1 Gresik ini, dalam penilaian kami masuk kategori tertinggi, yaitu Adiwiyata Mandiri. Mereka mampu menumbuhkan kesadaran terhadap lingkungan dan menjadi contoh bagi institusi pendidikan di seluruh Indonesia," kata Jumhur.
Menurutnya, Program Adiwiyata bukan sekadar ajang pemberian penghargaan, tetapi menjadi instrumen pendidikan untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan melalui proses penilaian yang berjenjang hingga tingkat Adiwiyata Mandiri.
Dalam kunjungannya ke Jawa Timur, Jumhur juga memberikan apresiasi atas capaian provinsi tersebut dalam pengelolaan lingkungan, terutama penanganan sampah. Berdasarkan penilaian Kementerian Lingkungan Hidup, Jawa Timur dinilai menjadi provinsi dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan lingkungan dan pengurangan sampah.
"Saya memberikan apresiasi karena Jawa Timur mampu memberikan contoh terbaik. Ini bisa menjadi contoh bagi provinsi lain yang masih kurang serius dalam pengelolaan lingkungan, terutama sampah," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan keberhasilan SMAN 1 Gresik meraih predikat Adiwiyata Mandiri juga ditopang berbagai inovasi sekolah, salah satunya pengembangan program ketahanan pangan berbasis lingkungan.
Menurut Khofifah, keterbatasan lahan tidak menjadi hambatan bagi sekolah untuk mengembangkan kegiatan pertanian, peternakan, maupun perikanan sebagai media pembelajaran sekaligus membangun kesadaran lingkungan bagi siswa.
"Kami ingin ini menjadi pilot project. Ketahanan pangan tak harus dilakukan dilahan yang luas, tetapi bisa dimulai dari seluruh lahan yang tersedia di institusi pendidikan, kemudian hasilnya dapat diolah hingga memiliki nilai tambah," terangnya.
Program Adiwiyata merupakan program nasional Kementerian Lingkungan Hidup yang bertujuan mewujudkan sekolah berbudaya lingkungan melalui pengelolaan sampah, penghijauan, efisiensi penggunaan sumber daya, serta pendidikan lingkungan hidup.