Motor Warga Mojokerto Dicuri Saat Takziah, Pelaku Bonyok Diamuk Massa
- M. Lutfi Hermansyah
Mojokerto, VIVA Jatim-Seorang pria berusia 21 tahun diamankan aparat kepolisian setelah diduga mencoba mencuri sepeda motor milik warga yang sedang menghadiri acara takziah di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Minggu, 19 Juli 2026.
Sebelum diserahkan kepada polisi, terduga pelaku sempat diamankan warga dan mengalami luka akibat menjadi sasaran amuk massa.
Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.45 WIB di Dusun Ngoro, Desa Ngoro. Korban diketahui bernama Nur Saidah (54), warga Desa Lolawang, yang datang ke rumah duka milik Kasiati untuk bertakziah.
Setibanya di lokasi, korban memarkirkan sepeda motor Yamaha NMAX bernomor polisi S 4484 NCG di sisi timur rumah. Setelah itu, korban masuk ke dalam rumah dan berbincang bersama Kasiati serta Suntamah.
Sekitar 15 menit kemudian, salah seorang yang berada di dalam rumah melihat sepeda motor korban diduga sedang dibawa oleh seorang pria tak dikenal dengan cara ditarik mundur dari lokasi parkir.
"Kurang lebih 15 menit berbincang, dari dalam ruang tamu Saudari Kasiati melihat sepeda motor Yamaha NMAX milik korban diambil oleh orang tidak dikenal dengan cara ditarik mundur," kata Heru.
Mengetahui kejadian tersebut, korban bersama penghuni rumah langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian mengejar terduga pelaku.
Menurut Heru, terduga pelaku sempat berusaha melarikan diri ke arah timur. Namun, sekitar 10 meter dari lokasi kejadian, ia berhasil diamankan oleh warga.
"Pelaku melarikan diri ke arah timur. Sekitar 10 meter dari tempat kejadian perkara, pelaku berhasil diamankan warga," ujarnya.
Tak lama berselang, anggota Polsek Ngoro tiba di lokasi setelah menerima laporan masyarakat dan segera mengamankan terduga pelaku untuk menghindari tindakan main hakim sendiri. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan terduga pelaku adalah Ananda Rahadian Arsanta (21), warga Kelurahan Donowati, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya.
Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Ngoro untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.
"Pelaku sudah kami amankan. Saat ini kami melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya pelaku lain," pungkas Heru.