Gapasdap Apresiasi Kemenhub Tambah Kapasitas Dermaga Ketapang-Gilimanuk Karena Atasi Antrian Panjang

Dermaga di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) mengapresiasi langkah cepat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menyetujui percepatan pembangunan serta penambahan kapasitas dermaga di lintasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

img_title Gapasdap Dukung Pembangunan Kapal Dalam Negeri dengan Harga Kompetitif

Kebijakan tersebut dinilai menjadi solusi konkret untuk mengurangi antrean panjang kendaraan sekaligus meningkatkan kelancaran arus logistik antara Pulau Jawa dan Bali.

Ketua Bidang Usaha dan Tarif DPP Gapasdap, Rahmatika, mengatakan keputusan Menteri Perhubungan merupakan jawaban atas aspirasi pelaku usaha penyeberangan yang selama ini mengeluhkan terbatasnya kapasitas dermaga.

img_title Gapasdap Minta Pemerintah Evaluasi Penerapan Bahan Bakar B50 bagi Angkutan Penyeberangan

Menurutnya, penambahan fasilitas sandar akan membuat pelayanan penyeberangan menjadi lebih optimal.

"Atas nama DPP Gapasdap, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Perhubungan yang telah merespons cepat aspirasi kami demi mewujudkan kelancaran pelayanan penyeberangan di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Persetujuan terhadap percepatan pembangunan dan penambahan dermaga merupakan langkah nyata yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mengatasi berbagai hambatan operasional yang selama ini terjadi," ujar Rahmatika, Selasa, 21 Juli 2026.

img_title Dolar Meroket, Gapasdap Minta Pemerintah Segera Sesuaikan Tarif

Ia menjelaskan, keterbatasan jumlah dermaga selama ini membuat lebih dari 50 persen armada kapal yang tersedia belum dapat beroperasi secara maksimal. Padahal, kapal-kapal tersebut masih dalam kondisi laik berlayar dan siap melayani penumpang maupun kendaraan.

Lebih lanjut kata dia, setiap penambahan satu pasang dermaga akan membuka peluang bagi sedikitnya empat kapal tambahan untuk beroperasi. Karena itu, Gapasdap berharap pemerintah dapat merealisasikan pembangunan minimal dua pasang dermaga baru agar kapasitas pelayanan terus meningkat.

"Dengan penambahan minimal dua pasang dermaga, kami memperkirakan sedikitnya delapan unit kapal yang saat ini terpaksa tidak beroperasi karena keterbatasan dermaga dapat kembali melayani masyarakat. Langkah ini akan meningkatkan frekuensi pelayaran, mempercepat proses bongkar muat kendaraan, mengurangi antrean, sekaligus memperkuat kelancaran distribusi logistik antara Pulau Jawa dan Bali," jelasnya.

Selain penambahan dermaga, Gapasdap juga mengapresiasi kebijakan Kementerian Perhubungan yang tetap memberi ruang bagi pengoperasian kapal berukuran sedang di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Kebijakan tersebut dinilai mampu menciptakan sistem operasional yang lebih fleksibel sesuai kondisi lalu lintas penyeberangan.

Halaman Selanjutnya
img_title