Video Siswa Buang MBG di Bondowoso Viral, SPPG Tumpeng Telusuri Penyebabnya

Tangkapan layar video siswa buang MBG di Bondowoso
Sumber :
  • Istimewa

Bondowoso, VIVA Jatim-Video yang memperlihatkan sejumlah siswa membuang sisa makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bondowoso viral di media sosial. Menanggapi video tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tumpeng memastikan akan menelusuri penyebab peristiwa yang terekam dalam video itu.

img_title Ledakan Gas Elpiji Guncang SPPG Medali Mojokerto, Atap Bangunan Ambruk

Video tersebut diduga direkam di lingkungan MTsN 4 Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, saat berlangsung kunjungan kerja Wakil Menteri ke Gapoktan Al-Barokah pada Senin, 20 Juli 2026, kemarin. Rekaman itu kemudian beredar luas di berbagai platform media sosial.

Dalam video yang viral, terlihat sejumlah siswa menuangkan sisa makanan dari wadah makan (ompreng) ke sebuah gerobak kecil. Di dalam gerobak juga tampak beberapa kotak makanan serta sisa nasi dan lauk.

img_title Emil Dardak Upayakan Wilayah Terpencil Jatim Segera Dapat Akses MBG

Perekam video terdengar melontarkan komentar menggunakan bahasa Madura yang mempertanyakan kualitas makanan dalam program MBG. Narasi yang menyertai unggahan tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti alasan para siswa tidak menghabiskan makanan yang diterima maupun konteks utuh dari peristiwa yang terekam dalam video tersebut.

img_title Emil Dardak: SPPG Dilarang Pakai Beras dan Gas Subsidi untuk MBG

Kepala SPPG Tumpeng, Amelia Putri, mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan. Menurutnya, langkah itu dilakukan agar penyebab kejadian dapat diketahui secara objektif sebelum diambil kesimpulan.

"Kami akan menelusuri ulang apa penyebabnya," kata Amelia saat dikonfirmasi, Selasa, 21 Juli 2026.

Amelia menegaskan pihaknya tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab makanan tersebut dibuang sebelum proses penelusuran selesai dilakukan.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak MTsN 4 Lombok Kulon belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun latar belakang peristiwa yang terekam dalam video viral tersebut.