DPL Beri Bantuan 18 Keluarga Korban KMN Entok yang Hilang Kontak

Pemberian bantuan DPL Peduli kepada keluarga korban
Sumber :
  • Istimewa

Lamongan, Viva Jatim – Dok Pantai Lamongan (DPL) menyalurkan bantuan kepada 18 keluarga nelayan korban KMN Entok yang saat ini belum ditemukan seusai hilang kontak di perairan Lamongan. Pemberian bantuan dalam program DPL Peduli tersebut sebagai wujud kepedulian sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang masih menanti kabar anggota keluarganya.

img_title Viral di Media Sosial, Pedagang di Lamongan Getok Harga Selangit Pelanggan Nasi Boran, Disperindag Berikan Edukasi

Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor Rukun Nelayan Blimbing, Kabupaten Lamongan, Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Lamongan, Basarnas, Polairud, BPBD, Baznas, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), serta Rukun Nelayan yang bersama-sama memberikan dukungan kepada keluarga korban.

Ketua HNSI Lamongan, Sukri, mengapresiasi kepedulian DPL yang dinilai hadir di tengah masyarakat saat dirundung musibah.

img_title Muhammad Harryanto Siap Bawa Panjat Tebing Lamongan Kembali Berjaya

"Terima kasih atas hadirnya PT Dok Pantai Lamongan dalam bentuk bantuan ini. Kami sungguh terharu karena perusahaan senantiasa hadir dan membersamai masyarakat dalam berbagai kondisi, terutama di saat-saat yang penuh ujian seperti ini," ujar Sukri.

Mewakili manajemen DPL, Indra Wahyu Dewata menyampaikan, duka cita atas musibah yang menimpa para nelayan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang hingga kini masih menunggu hasil pencarian.

img_title Pengendara Motor di Lamongan Meninggal Usai Terperosok ke Sungai

"Kami turut merasakan kesedihan yang mendalam atas musibah yang dialami oleh para nelayan dan keluarga mereka. Semoga bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban yang dirasakan, serta menjadi penguat bahwa mereka tidak menghadapi cobaan ini sendirian," kata Indra.

Ia menambahkan, program DPL Peduli merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat pesisir, khususnya komunitas nelayan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Menurutnya, kepedulian tersebut tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga dukungan moral bagi keluarga korban.

Pihak DPL juga mendoakan agar seluruh nelayan KMN Entok yang masih dinyatakan hilang dapat segera ditemukan.

"Perusahaan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian, mulai dari Pemerintah Kabupaten Lamongan, Basarnas, Polairud, BPBD, Baznas, HNSI, Rukun Nelayan, relawan, hingga masyarakat yang terus bergotong royong membantu upaya pencarian," pungkasnya.

Mengacu data laporan kepolisian, KMN Entok bernomor lambung GT 35 No.1163/Kd tersebut hilang kontak setelah berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Lamongan, pada Rabu, 3 Juni 2026, sekitar pukul 15.30 WIB.

Halaman Selanjutnya
img_title