Dindik Jatim Gandeng Perusahaan China, 5.000 Guru SMK Bakal Dilatih AI dan Buka Peluang Karier Global

Kadindik Jatim, Aries Agung Paewai Menggandeng BOKE Technology Shanghai, China.
Sumber :
  • Rachmad Fahrizal Tito

Surabaya, VIVA Jatim-Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur mempercepat transformasi pendidikan vokasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dengan menggandeng BOKE Technology Shanghai, China.

img_title Siswa SMA Negeri 1 Bojonegoro Raih Gelar Duta SMA Nasional 2026

Melalui kerja sama ini, sebanyak 5.000 guru produktif SMK akan mendapatkan pelatihan AI mulai Agustus 2026 sebelum ilmu tersebut diterapkan kepada para siswa.

Program tersebut menjadi tindak lanjut kunjungan industri Dindik Jatim ke BOKE Technology di China. Kali ini, perusahaan teknologi tersebut melakukan kunjungan balasan ke kantor Dindik Jatim Kamis 23 Juli 2026.

img_title Sudah Digunakan Ratusan Siswa MPLS, Waskita Karya Pastikan Keamanan Bangunan Sekolah Rakyat di Tuban

Selain itu tim dari Boke Technology juga berkunjung ke tiga SMK unggulan bidang animasi di Jawa Timur, yakni SMKN 4 Malang, SMKN 2 Singosari, dan SMKN 12 Surabaya.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, mengatakan penguasaan teknologi AI menjadi kebutuhan mendesak agar lulusan SMK mampu bersaing di industri global yang terus berkembang.

img_title KKN Umsura Hasilkan 38 Inovasi, Emil Dardak Dorong Masuk E-Katalog Pemerintah

"Perkembangan teknologi, khususnya AI, berlangsung sangat cepat. Karena itu peningkatan kompetensi guru dan siswa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Kami ingin memastikan pembelajaran di SMK selalu mengikuti perkembangan industri sehingga lulusan Jawa Timur memiliki daya saing tinggi dan siap menghadapi tantangan dunia kerja global," ujar Aries.

Menurut Aries, pelatihan tahap awal difokuskan kepada guru produktif, khususnya pada kompetensi keahlian animasi. Setelah mengikuti pelatihan secara daring, para guru akan menjadi penggerak implementasi AI di sekolah masing-masing.

Selain meningkatkan kapasitas guru, kerja sama ini juga membuka peluang internasional bagi siswa SMK. BOKE Technology akan menghadirkan program Game plus Education, yang mengajarkan pemanfaatan AI untuk mengembangkan gim, webtoon, novel digital, hingga short drama.

Vice President of Public Affairs BOKE Technology, Wang Chen, mengatakan peserta pelatihan nantinya berkesempatan mengikuti kompetisi desain AI di China.

"Setelah pelatihan, peserta akan memiliki kesempatan mengikuti kompetisi desain AI di China. Dari kompetisi tersebut nantinya akan dipilih talenta-talenta terbaik yang berpeluang direkrut industri," katanya.

Tak hanya itu, hasil karya siswa juga akan dipublikasikan melalui platform digital internasional sehingga memiliki kesempatan menjangkau pasar global.

Dalam kunjungan tersebut, tim BOKE Technology juga melihat langsung berbagai karya animasi hasil produksi siswa SMK di Jawa Timur. Aries menegaskan kualitas karya siswa SMK Jatim mampu bersaing di tingkat internasional.

Halaman Selanjutnya
img_title