Akhir Juli 2026, Bulog Jatim Salurkan 99.004 Ton Beras ke 4.050 Outlet
- Bulog Jatim
Surabaya, VIVA Jatim-Hingga akhir Juli 2026, Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur mencatat telah menyalurkan 99.004 ton Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Ribuan ton beras tersebut didistribusikan melalui 4.050 outlet yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu A menyatakan, jumlah beras yang didistribusikan telah memenuhi 100 persen target penyaluran yang ditetapkan perusahaan.
Hal itu dikatakannya, menjadi bagian dari upaya Bulog Jatim dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras di tengah masyarakat. Selain itu juga bagian dari optimalisasi jaringan distribusi agar beras SPHP dapat diakses lebih mudah dengan harga yang terjangkau.
"Penyaluran Beras SPHP tahun 2026 ini diserap melalui 4.050 outlet yang tersebar di seluruh Jawa Timur. Strategi kami adalah memastikan keterjangkauan masyarakat terhadap beras berkualitas dengan harga terjangkau," ujar Langgeng dalam keterangannya, Selasa, 28 Juli 2026.
Ia lalu merinci, jaringan distribusi tersebut meliputi pasar tradisional, Gerakan Pangan Murah (GPM), Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDKMP), outlet Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), koperasi pemerintah daerah, ritel moderen, distributor resmi, hingga Rumah Pangan Kita (RPK).
Menurutnya, pola distribusi itu dirancang agar masyarakat lebih mudah memperoleh beras berkualitas dengan harga sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Langgeng melanjutkan, keberhasilan memenuhi target penyaluran SPHP tidak lepas dari sinergi berbagai pihak yang selama ini mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan di Jawa Timur.
Oleh sebab itu kata dia, Bulog Jatim menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, jajaran TNI, Polri, serta Satgas Pangan yang turut mengawal kelancaran distribusi.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, jajaran TNI, Polri, serta Satgas Pangan yang turut mengawal kelancaran distribusi," pungkasnya.