Kapolres Mojokerto Pimpin Tanam Jagung Kuartal III di Lahan 6 Ha, Target Penen 48 Ton

Penanaman jagung serentak Kuartal III Tahun 2026
Sumber :
  • Viva Jatim/M Luthfi

Mojokerto, VIVA Jatim – Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata memimpin penanaman jagung serentak Kuartal III Tahun 2026 di lahan Tanah Kas Desa (TKD) Kalipuro, Dusun Lebak, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Kamis, 30 Juli 2026.

img_title Panen Cabai Rawit Petani Jatim Naik 15 Persen Berkat Budidaya Berbasis Teknologi

Kegiatan yang melibatkan Forkopimca Pungging dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) itu dilaksanakan di lahan seluas 6 hektare (Ha) sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Jagung yang ditanam merupakan jenis jagung pipil atau jagung pakan ternak dengan masa tanam sekitar 80 hingga 110 hari sebelum dipanen dalam kondisi pipil kering. Komoditas ini menjadi salah satu bahan baku utama industri pakan ternak. Pada penanaman kali ini digunakan 160 kilogram bibit jagung hibrida varietas Perkasa Sakti untuk lahan seluas 6 hektare.

img_title Kawanan Maling Beraksi Lintas Provinsi Sebelum Bobol Brankas di Kampus KH Abdul Chalim Mojokerto

Target produktivitas mencapai 8 ton per hektare atau sekitar 48 ton pipil kering jika panen berjalan optimal. Bibit yang digunakan berasal dari bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto sebanyak 10 kilogram, sedangkan sisanya dipenuhi melalui swadaya Polsek dan kerja sama Pemerintah Desa dengan skema pembiayaan 50:50.

Andi Mojokerto bersama unsur Forkopimca melakukan penanaman secara simbolis sebagai tanda dimulainya penanaman jagung serentak.

img_title Kawanan Maling Bobol Brankas Kampus KH Abdul Chalim Mojokerto Pakai Google Maps untuk Petakan Lokasi

Setelah itu, ia menyerahkan bantuan bibit jagung hibrida kepada perwakilan Gapoktan sebagai bentuk dukungan peningkatan produktivitas pertanian.

Ia mengatakan, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian.

"Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Polri siap mendukung dan mengawal program pemerintah agar berjalan optimal. Melalui sinergi dengan Forkopimca, pemerintah desa, dan para petani, kami berharap produksi jagung di Kabupaten Mojokerto terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional," ujarnya.

Usai penanaman, Kapolres berdialog dengan Forkopimca dan para petani. Dalam diskusi tersebut, petani menyampaikan berbagai masukan terkait pemanfaatan lahan, kebutuhan sarana produksi pertanian, hingga upaya meningkatkan hasil panen.

“Aspirasi petani akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.