Pengunjung Meninggal Usai Keluar Wahana Rumah Hantu di Tulungagung, Polisi Selidiki
- Istimewa
Tulungagung, VIVA Jatim-Seorang pengunjung rumah hantu di area Basecamp Apollo Supermall, Kabupaten Tulungagung, tiba-tiba meninggal dunia sesaat setelah keluar dari wahana, Rabu, 29 Juli 2026. Atas kejadian tersebut, polisi pun melakukan penyelidikan.
Korban diketahui berinisial BNW, perempuan 38 tahun, warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
Dilansir dari berbagai sumber, peristiwa tragis terjadi sekitar pukul 14.31 WIB di area parkiran pusat perbelanjaan di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 96, Kelurahan Tamanan, Kabupaten Tulungagung.
Saat itu sekitar pukul 14.28 WIB, korban terlihat sedang bersama rekannya masuk ke wahana rumah hantu di area Basecamp Apollo Supermall. Beberapa menit kemudian, korban keluar dari wahana.
Sebelum meinggalkan wahana, korban sempat berlari dan kemudian berdiri di depan pintu keluar. Tak lama berselang, korban tiba-tiba pingsan dan terjatuh. Saat terjatuh, wajah korban membentur kursi yang berada di sekitar lokasi.
Saksi dan petugas di lokasi kemudian melakukan pengecekan kondisi korban. Setelah korban diketahui tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, pihak pengelola melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tulungagung Kota.
Mendapat laporan itu, personel Polsek Tulungagung Kota langsung mendatangi lokasi.
Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Puji Hartanto mengatakan, pihaknya langsung mengamankan TKP, meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Tulungagung dan Tim Medis RSUD dr Iskak.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban telah meninggal dunia. Petugas juga menemukan luka pada bagian pipi kiri yang diduga akibat benturan dengan kursi ketika korban terjatuh.
"Begitu menerima laporan, anggota kami langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis dan tenaga medis guna memastikan kronologi kejadian secara objektif," ujarnya, Jumat, 31 Juli 2026.
Ia menegaskan bahwa petugas kepolisian masih menangani kejadian tersebut sesuai prosedur. Pihaknya juga mengimbau masyarakat tidak berspekulasi terkait penyebab kematian korban.
"Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," tutupnya.