Sebulan Lebih Hilang, Kapal Nelayan Entok Asal Lamongan Hingga Kini Belum Ditemukan

Kapal Entok yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Kangean, Sumenep, Madura.
Sumber :
  • Imron Saputra/VIVA Jatim

Lamongan VIVA Jatim-Sejak dinyatakan hilang kontak pada Rabu 1 Juli 2026, lalu Kapal Nelayan Entok hingga Minggu 2 Agustus 2026 belum juga ditemukan. Kapal nelayan asal Kabupaten Lamongan itu diketahui hilang di Perairan Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sekitar pukul 14.30 WIB. Kapal tersebut membawa Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak 20 orang.

img_title Sempat Buron, Pelaku Penganiayaan Seorang ABK di Lamongan Ditangkap

Kasihumas Polres Lamongan Ipda Hamzaid saat dihubungi Minggu petang mengatakan, dari informasi yang ia dapatkan sementara kapal nelayan tersebut belum ditemukan. Kapal tersebut, kata Hamzaid sudah hilang selama dua bulan lebih.

"Sejauh ini belum ada informasi ditemukan kapal nelayan sejak hilang kontak selama satu bulan lebih dan pencarian juga melibatkan Basarnas," kata Hamzaid.

img_title Jakamitra Siapkan i-Sentra Lamongan Jadi Penggerak Asta Cita

Sebelumnya operasi pencarian kapal nelayan tersebut telah dilakukan dan juga melibatkan perwakilan keluarga, mereka adalah Amin Kasmanto dan Slamet, sedangkan Ketua Rukun Nelayan Blimbing diwakili oleh Nurwakhid.

Keterlibatan keluarga dalam pencarian ini merupakan bentuk transparansi dan komitmen bersama agar seluruh proses pencarian dapat berjalan secara terbuka serta memberikan keyakinan kepada keluarga korban.

img_title Cerita Susah Payahnya Evakuasi Dua Jenazah Pendaki Gunung Piramid Bondowoso

Selain melibatkan keluarga ABK, operasi pencarian bersama itu melibatkan berbagai unsur SAR dan instansi maritim menuju Perairan Kangean, yang diduga menjadi titik koordinat terakhir keberadaan kapal tersebut.

Operasi pencarian dilakukan dengan mengerahkan KN SAR 249 Permadi Kapal Negara SAR cepat milik Basarnas Kantor SAR Kelas A Surabaya, yang dilengkapi navigasi canggih, panjang 40 meter, dan kecepatan jelajah hingga 30 knot beserta personel SAR Lamongan.

Tak hanya itu, turut bergabung 2 ABK Kapal Baharkam Mabes Polri, 2 personel SAR Ditpolairud Polda Jawa Timur, perwakilan keluarga KMN Entok, serta Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Lamongan.