Teridentifikasi, Ini Identitas Korban Meninggal Tragedi Terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2
- Mokhamad Dofir
Surabaya, VIVA Jatim-Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur berhasil mengidentifikasi lima korban meninggal dunia dalam tragedi kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura. Hasil identifikasi juga memastikan seluruh korban tidak meninggal akibat luka bakar, melainkan diduga tenggelam setelah menghirup asap saat proses penyelamatan diri.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Jawa Timur Kombes Pol Wahono Edhi P mengatakan, lima jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya telah berhasil diidentifikasi menggunakan data primer berupa sidik jari serta data sekunder seperti pemeriksaan gigi, rekam medis, identifikasi visual, dan barang kepemilikan korban.
Korban pertama adalah Sri Indratmo Wijaya (47), laki-laki, warga Dukuh Plungguh, Desa Mulyoagung, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Korban kedua yakni Siti Fatimah (57), perempuan, warga Jalan Sultan Abdullah 2, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Korban ketiga adalah Sari Sukoco (39), laki-laki, warga Jalan Kawi, Kelurahan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Korban keempat yakni Rino Eka Putra (48), laki-laki, warga Kampung Dalam Nomor 84, Jorong Tengah, Koto Sembilan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Sementara korban kelima adalah Yedi Hendrawan (63), laki-laki, warga Teruwring, Selat Dalam, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Wahono menjelaskan hasil pemeriksaan forensik menunjukkan tidak satu pun korban meninggal akibat terbakar. Sebagian korban mengalami sesak napas karena menghirup asap tebal sebelum melompat ke laut sehingga kondisi kesadarannya menurun dan akhirnya tenggelam.
Sebagian korban lainnya diketahui berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke laut dalam keadaan hidup. Namun diduga tidak mampu berenang atau bertahan di tengah laut sehingga mengalami kelelahan berat hingga tenggelam. Kondisi tersebut juga diperparah oleh banyaknya air laut yang masuk ke saluran pernapasan.
Tim DVI yang menangani proses identifikasi merupakan gabungan personel BPBD, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Direktorat Polairud Polda Jatim, Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Rumah Sakit Bhayangkara Pamekasan, tim forensik Universitas Airlangga, PT Jasa Raharja, TNI, PMI, dinas kesehatan, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Operasi identifikasi masih terus berlangsung hingga proses pencarian korban dinyatakan selesai oleh Basarnas bersama BPBD. Polda Jawa Timur juga membuka layanan informasi bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam tragedi KMP Mutiara Sentosa II melalui hotline Tim DVI di nomor 0851-9044-7911.