Jatim Quattrick Juara Umum LKS Nasional 2026, Dindik Ungkap Kunci Sukses Pembinaan
- Rachmad Fahrizal Tito
Surabaya, VIVA Jatim-Jawa Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026. Ini menjadi gelar keempat berturut-turut (quattrick) yang diraih sejak 2023.
Kontingen Jawa Timur berhasil mengumpulkan 30 medali, terdiri atas 18 emas, tujuh perak, dan lima perunggu, mengungguli DKI Jakarta dan Jawa Tengah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
"Target kami selalu memberikan hasil terbaik. Karena itu persiapan dilakukan secara matang, mulai dari seleksi, pelatihan, hingga evaluasi," ujarnya, Selasa, 4 Agustus 2026.
Menurut Aries, peserta yang lolos seleksi provinsi mengikuti training center selama satu hingga tiga bulan. Selama pelatihan, kemampuan teknis, kreativitas, kecepatan, hingga kemampuan memecahkan masalah terus diasah.
Selain itu, Dindik Jatim juga melibatkan praktisi industri dan mantan peserta WorldSkills untuk memberikan pembinaan serta simulasi lomba sesuai standar nasional.
"Kami juga menyiapkan peserta menghadapi tantangan yang tidak terduga agar mereka siap bersaing di tingkat nasional," katanya.
Tak hanya kemampuan teknis, pembentukan mental juara juga menjadi fokus pembinaan. Peserta dibiasakan menghadapi simulasi kompetisi dengan tekanan dan batas waktu seperti kondisi perlombaan sebenarnya.
"Peserta harus memiliki keterampilan sekaligus mental juara. Disiplin, percaya diri, dan mampu mengambil keputusan menjadi bekal penting saat bertanding," ujar Aries.
Ia menegaskan, prestasi ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pendidikan, sekolah, guru pembimbing, dunia usaha dan industri, serta orang tua.
"Prestasi ini bukan akhir, tetapi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan mencetak lulusan SMK yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya.