Capt Gema Minta Publik tak Generalisasi Pilot sebagai Penyelundup Narkoba

Capt Gema Goeyardi
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Capt Dr Gema Goeyardi, CEO & Founder Astro Jet sekaligus professional ferry pilot dan certificated flight instructor, meminta publik tidak menggeneralisasi profesi pilot sebagai penyelundup narkoba menyusul penangkapan seorang pilot asing yang diduga menyelundupkan narkotika melalui jalur penerbangan.

img_title Ahli Bikin Tembakau Sintetis, Pria Asal Madiun Ditangkap Polisi

Gema menegaskan kasus tersebut harus ditempatkan sebagai tindakan kriminal individu atau oknum. Menurutnya, penanganan kasus tetap harus dilakukan secara tegas, tetapi tidak boleh menjadi alasan untuk memberikan stigma terhadap profesi pilot maupun memperlakukan seluruh awak pesawat secara diskriminatif.

“Ini adalah kasus kriminal yang serius dan wajib diusut tuntas sampai ke jaringan di belakangnya. Namun saya ingin menegaskan: jangan jadikan ini preseden seolah-olah profesi pilot identik dengan penyelundupan. Sebaliknya, fokus kita harus pada penguatan sistem dan kolaborasi lintas lembaga tanpa mengorbankan prinsip keselamatan penerbangan,” ujar Capt Gema, Selasa, 4 Agustus 2026.

img_title Edarkan Sabu Paket Hemat, Oknum Outsourcing Dishub Gresik Diamankan Polisi

Menurut Gema, penindakan terhadap kasus penyelundupan narkotika melalui jalur penerbangan semestinya tidak hanya berfokus pada pelaku yang tertangkap. Aparat juga perlu menelusuri kemungkinan adanya jaringan serta mengevaluasi celah pengawasan di titik keberangkatan maupun kedatangan.

“Kasus dengan jumlah besar dan pola berulang biasanya bukan kerja satu orang. Ini mengindikasikan adanya jaringan terorganisir. Karena itu, pendekatan yang tepat adalah memperkuat intelijen, audit prosedur, dan integritas pemeriksaan, bukan menciptakan stigma,” lanjutnya.

img_title Residivis Narkoba di Surabaya Ditangkap Lagi, Simpan 14 Paket Sabu Siap Edar

Di sisi lain, Gema menilai penguatan keamanan bandara dan pemeriksaan terhadap awak pesawat perlu dilakukan secara terukur serta berbasis risiko. Hal itu penting karena dalam operasional penerbangan, awak pesawat memiliki kewajiban mematuhi batas waktu kerja atau duty time yang ketat.

Menurut dia, proses pemeriksaan yang tidak proporsional dapat memicu keterlambatan hingga kelelahan atau fatigue. Kondisi tersebut pada akhirnya berpotensi berdampak terhadap keselamatan penerbangan.

“Keselamatan penerbangan tidak boleh menjadi korban dari ego sektoral. Pengamanan narkotika itu wajib, tetapi harus dijalankan dengan pemahaman menyeluruh tentang operasi penerbangan. Solusinya adalah standarisasi prosedur, random check yang tepat sasaran, dan koordinasi lintas otoritas,” katanya.

Gema juga mengapresiasi langkah aparat Indonesia dalam melakukan penegakan hukum terkait kasus tersebut. Namun, dia mendorong agar penyelidikan dan penyidikan dilanjutkan hingga mengungkap jaringan serta aktor utama di balik dugaan penyelundupan narkotika.

Halaman Selanjutnya
img_title