JKSN Gelar Salat Ghoib Doakan Korban Meninggal Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II

Ketua Umun Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) KH Asep Saifuddin Chalim Memimpin Shalat Ghaib untuk Korban Meninggal tragedi KMP Mutiara Sentosa II.
Sumber :
  • Achmad Faizal/Surabaya

Surabaya, VIVA Jatim-Jaringan Kiai Santri Nusantara (JKSN) menggelar Salat Ghoib untuk mendoakan 5 korban meninggal dunia terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II.

img_title 234 Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar Dievakuasi, Berapa Masih Dicari?

Salat Ghoib digelar di kantor Pengurus Pusat JKSN di Surabaya, Selasa, 4 Agustus malam. Salat Ghoib diikuti ratusan jamaah dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum JKSN KH Asep Saifuddin Chalim.

"Semoga arwah korban meninggal dunia peristiwa terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II diterima di sisi Allah dan keluarganya diberi limpahan rahmat dan kesabaran," ujar KH Asep Saifuddin Chalim yang juga Pengasuh Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto ini.

img_title Update Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Madura: 5 Tewas 227 Selamat

Menurutnya, terbakarnya II adalah musibah dari Allah. Ia juga mengajak agar semua harus bersabar.

"Dalam doa kita juga mendoakan agar tidak lagi musibah yang terjadi di Indonesia khususnya Jawa Timur," katanya.

img_title KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Madura, 218 Selamat dan 4 Tewas

Lima korban meninggal hasil identifikasi tim DVI Polda Jatim itu yakni,

1. Sri Indratmo Wijaya, laki-laki berusia 47 tahun, warga Pati, Jawa Tengah

2. Siti Fatimah, perempuan berusia 57 tahun, warga Makassar, Sulawesi Selatan

3. Sari Sukoco, laki-laki berusia 39 tahun, warga Tulungagung, Jawa Timur

4. Rino Eka Putra, laki-laki berusia 48 tahun, warga Agam, Sumatra Barat

5. Yedi Hendrawan, laki-laki berusia 63 tahun, warga Kapuas, Kalimantan Tengah.

Menurut Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Wahono Edhi P, sebagian besar korban meninggal disebabkan karena tidak tenggelam usai melompat dari kapal.

Hingga Selasa, Basarnas mencatat ada 238 penumpang KMP Mutiara Sentosa II. Sebanyak 62 korban berhasil dievakuasi bertahap menggunakan KN Masalembo menuju Surabaya.

Kebakaran terjadi pada Minggu, 2 Agustus 2026, di Kapal yang membawa penumpang dari Surabaya ke Makasar.

Peristiwa tersebut terjadi di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) disebut sudah bergerak untuk mengungkap penyebab kebakaran.