Kadin Jatim Cetak Tenaga Child Care Bersertifikat, Dorong Profesi Pengasuh Anak Jadi Karier Menjanjikan
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur bersama Kadin Institute mengembangkan profesi pengasuh anak (child care) sebagai bagian dari penguatan care economy di Indonesia. Melalui pelatihan yang digelar bekerja sama dengan Save the Children dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur, para peserta dipersiapkan menjadi tenaga pengasuh anak profesional yang memiliki kompetensi dan sertifikasi nasional.
Program ini menjadi langkah awal membangun profesi child care sebagai pekerjaan yang tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan sebagai profesi yang memiliki prospek besar di tengah meningkatnya kebutuhan layanan pengasuhan anak.
Direktur Kadin Institute, Nurul Indah Susanti, mengatakan pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut pengembangan konsep care economy, yaitu sektor ekonomi yang menempatkan pekerjaan pengasuhan sebagai profesi yang bernilai dan dibutuhkan masyarakat.
"Child Care ini bekerja sama dengan Save the Children dan Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur. Tujuannya adalah menindaklanjuti pengembangan care economy. Dulu pekerjaan seperti pengasuh bayi, pengasuh anak maupun lansia sering dianggap pekerjaan sampingan. Padahal sekarang justru menjadi profesi baru yang sangat menjanjikan," ujar Nurul Indah Susanti saat penutupan pelatihan, di Surabaya.
Nurul menjelaskan, sebelum pelatihan bagi peserta dimulai, Kadin Institute telah menyusun modul dan melatih 20 instruktur. Mereka mendapatkan pembekalan kompetensi teknis pengasuhan anak sekaligus metodologi mengajar selama dua minggu, kemudian menjalani magang di tempat penitipan anak selama satu minggu sebelum mengikuti uji kompetensi.
Setelah dinyatakan kompeten, para instruktur diterjunkan untuk melatih calon tenaga child care agar memiliki standar pelayanan yang baik. Menurutnya, kebutuhan tenaga pengasuh profesional akan terus meningkat, terutama seiring berkembangnya kebijakan penyediaan fasilitas penitipan anak di lingkungan industri.
"Harapannya profesi child care menjadi profesi baru bagi anak-anak muda. Pekerjaan ini sangat mulia dan sangat dibutuhkan. Di kawasan industri misalnya, sekarang mulai didorong adanya tempat penitipan anak agar para pekerja, khususnya ibu yang memiliki balita, bisa bekerja dengan tenang karena anak-anak mereka mendapatkan pengasuhan yang baik," katanya.
Ia menambahkan, kualitas pengasuhan pada usia emas anak menjadi perhatian utama dalam pelatihan. Berbagai materi diberikan, mulai dari tumbuh kembang anak, kesehatan, pertolongan pertama, gizi, komunikasi, hingga penguatan soft skill dan public speaking.