Kampus KH Abdul Chalim Mojokerto Kemalingan, Uang Rp1 Miliar Lebih di Brankas Digasak
- M. Lutfi Hermansyah
Mojokerto, VIVA Jatim-Universitas KH Abdul Chalim (UAC) di Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, menjadi sasaran pencurian. Uang tunai senilai lebih dari Rp1 miliar yang disimpan di dalam brankas kampus raib digasak kawanan maling.
Aksi pencurian tersebut terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026 dini hari. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan.
Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan. Berdasarkan rekaman kamera CCTV, pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang.
Kepala Desa Bendunganjati, Dadang Saifudin, membenarkan adanya pencurian di Universitas KH Abdul Chalim. Ia mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, pelaku masuk ke lokasi sekitar pukul 03.18 WIB dan meninggalkan kampus sekitar pukul 03.48 WIB.
“Informasi dari teman-teman terekam CCTV. Pelaku masuk pukul 03.18 dan keluar 03.48 memakai penutup wajah. Jadi sekitar 20 menitan,” kata Dadang kepada wartawan, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Menurut Dadang, uang tunai yang hilang dari dalam brankas mencapai lebih dari Rp1 miliar. Selain mengambil uang, pelaku juga merusak brankas yang menjadi tempat penyimpanan uang tersebut.
“(Kerugian?) Rp1 miliar lebih,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolsek Pacet AKP Muhammad Khoirul Umam mengatakan, pihaknya sempat melakukan olah TKP awal setelah menerima laporan pencurian di UAC.
Dari hasil pemeriksaan awal dan rekaman CCTV, polisi menduga aksi pencurian dilakukan oleh lebih dari satu orang. Sedikitnya dua orang terlihat dalam rekaman kamera pengawas.
“Kasus diambil alih polres, saya olah TKP awal di situ. Brankas dirusak, pelaku yang kelihatan dua orang dari CCTV. (Kerugian?) iya Rp1 miliar lebih,” kata Umam.
Penanganan kasus pencurian di UAC kini telah dilimpahkan kepada Satreskrim Polres Mojokerto. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku.
Sejumlah pihak dari kampus juga telah dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Sementara itu, brankas yang diduga dirusak pelaku diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi mendalami rekaman CCTV serta sejumlah bukti lain untuk mengungkap identitas dan keberadaan kawanan pencuri yang membawa kabur uang tunai lebih dari Rp1 miliar tersebut.