HUT ke-1 di Madiun, PRI Targetkan 50 Kursi DPR RI dan Perkuat Struktur di 38 Kabupaten/Kota

Ketua DPD PRI Jawa Timur Syaqif Constantin Arsalan membeli jajanan UMKM dalam HUT ke-1 PRI di Madiun.
Sumber :
  • Istimewa

Madiun, VIVA Jatim-Partai Rakyat Indonesia (PRI) menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 sebagai momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan mendekatkan diri dengan masyarakat. Perayaan HUT PRI ke-1 digelar di Kota Madiun, Jawa Timur, Sabtu, kemarin dikemas dengan rangkaian kegiatan olahraga, sosial, budaya, hingga konsolidasi politik.

img_title Survei Parpol di Jatim Versi ARCI : Gerindra Teratas, Demokrat Bergerak Naik

Kegiatan di kawasan Bantaran Kali Madiun diawali dengan senam bersama yang diikuti pimpinan dan pengurus DPD PRI Jawa Timur serta masyarakat. Selain olahraga bersama, kegiatan juga diisi pembagian doorprize, donor darah dan peninjauan lapak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik masyarakat.

Setelah kegiatan di Bantaran Kali Madiun, rombongan pimpinan dan pengurus DPD PRI Jawa Timur melanjutkan rangkaian HUT ke Maxi Gold Madiun. Di lokasi tersebut, kegiatan diawali dengan pertunjukan pencak silat yang menjadi bagian dari upaya mengangkat seni dan budaya lokal.

img_title Partai Rakyat Indonesia Dukung Program Pemerintah Prabowo dalam Pembangunan

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng sebagai bentuk syukur atas perjalanan satu tahun Partai Rakyat Indonesia. Pengurus PRI di Madiun juga mengikuti Zoom Meeting peringatan HUT ke-1 PRI yang penyelenggaraannya terpusat di Lampung.

Ketua DPD PRI Jawa Timur Syaqif Constantin Arsalan, mengatakan Madiun dipilih sebagai salah satu pusat kegiatan HUT pertama PRI karena memiliki nilai historis dan kultural yang kuat.

img_title Perkuat Struktur Jatim Jelang Pemilu 2029, PRI Bentuk Pengurus di 38 Kabupaten/Kota hingga Kecamatan

Menurut Syaqif, Madiun dikenal sebagai Kota Pendekar dan memiliki karakter budaya yang kuat. Kondisi tersebut dinilai menjadi energi tersendiri bagi PRI untuk membangun dan memperkuat organisasi di Jawa Timur.

“Madiun memiliki nilai historis dan kultural yang sangat kuat. Madiun dikenal sebagai Kota Pendekar dan memiliki berbagai simbol serta nilai budaya yang melekat kuat di masyarakat. Karena itu, kami melihat Madiun sebagai tempat yang strategis dan memiliki energi tersendiri untuk menjadi titik awal penguatan PRI di Jawa Timur,” kata Syaqif dalam keterangan tertulisnya, Senin, 10 Agustus 2026.

Syaqif mengatakan, PRI saat ini terus melakukan penguatan struktur organisasi di Jawa Timur. Dari 38 kabupaten/kota, kepengurusan PRI telah terbentuk di 29 daerah.

Target berikutnya, kata dia, adalah melengkapi struktur organisasi di seluruh 38 kabupaten/kota. Setelah struktur tersebut lengkap, PRI akan mempersiapkan tahapan verifikasi faktual yang direncanakan berlangsung pada Desember.

Halaman Selanjutnya
img_title