Khawatir Ganggu Aktivitas Sekolah, Petugas Damkar Evakuasi Anjing Liar

Evakuasi Anjing Liar di Persawahan Dekat Sekolah di Jalan Raya Bringkang, Desa Domas, Gresik.
Sumber :
  • Istimewa

Gresik, VIVA Jatim-Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gresik mengevakuasi seekor anjing liar yang terjebak di area persawahan Jalan Raya Bringkang, Kavling Bintang Muda, Desa Domas, Kecamatan Menganti, Senin, 10 Agustus 2026.

img_title Sopir Dump Truk di Gresik Minta Pembatasan Jam Operasional Ditinjau Ulang

Evakuasi dilakukan setelah warga melaporkan keberadaan anjing liar tersebut melalui layanan call center 112. Anjing liar diketahui berada di tengah sawah sejak pagi dan dalam kondisi memprihatinkan.

Kepala Dinas Damkar Gresik, Suyono, mengatakan petugas langsung diterjunkan setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan 112.

img_title Tugboat Tenggelam Dihantam Gelombang Tinggi di Perairan Bawean, 8 ABK Selamat

"Setelah menerima laporan, personel Pos Damkar Menganti langsung menuju lokasi. Petugas melakukan pengecekan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi dan menentukan cara evakuasi yang aman," ujarnya.

Hasil pengecekan menunjukkan tali yang melilit leher anjing tersebut tersangkut pada kayu. Petugas kemudian menyiapkan peralatan serta kandang untuk proses penyelamatan.

img_title Penjual Buah di Balongpanggang Gresik Ditangkap, Diduga Curi Tas Senilai Rp20 Juta di Masjid

Dengan menggunakan alat jerat, personel Damkar Gresik akhirnya berhasil mengamankan dan mengevakuasi anjing tersebut dari tengah persawahan.

"Proses evakuasi selesai sekitar pukul 11.14 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Setelah memastikan proses rescue selesai, personel kembali ke Pos Damkar Menganti untuk melanjutkan kesiapsiagaan," ucap Suyono.

Suyono juga menjelaskan, tugas Damkar Gresik tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran. Petugas juga memberikan pelayanan penyelamatan atau rescue ketika masyarakat menghadapi kondisi yang membutuhkan bantuan.

"Damkar siap membantu masyarakat dalam berbagai kejadian penyelamatan, termasuk ketika ada hewan yang membutuhkan evakuasi. Yang terpenting prosesnya dilakukan dengan aman, baik bagi masyarakat maupun hewan yang dievakuasi," jelasnya.

Sementara itu, keberadaan anjing liar tersebut membuat warga khawatir karena lokasinya berada tidak jauh dari aktivitas sekolah. Guru MI Citra Taman Siswa, Agung, yang mengetahui kondisi tersebut kemudian berupaya mencari pemiliknya.

Namun, setelah menanyakan kepada sejumlah petani di sekitar lokasi, tidak ada warga yang mengaku sebagai pemilik anjing tersebut.

"Anjing itu sudah terlihat sejak pagi di tengah sawah. Saya sudah menanyakan kepada para petani di sekitar lokasi, tetapi tidak ada yang merasa memiliki," katanya.

Karena khawatir anjing berkeliaran dan mengganggu aktivitas siswa, Agung kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui layanan 112. Laporan itu diteruskan kepada personel Pos Damkar Menganti.

Halaman Selanjutnya
img_title