Keluarga Ponpes Bahrul Ulum Dorong KH Hasib Wahab Masuk AHWA Muktamar ke-35 NU
- M. Lutfi Hermansyah
Jombang, VIVA Jatim-Keluarga besar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, mendorong KH Hasib Wahab atau Gus Hasib menjadi salah satu anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Dorongan tersebut dinilai sebagai bentuk penghormatan kepada Gus Hasib yang merupakan putra KH Abdul Wahab Hasbullah, salah satu pendiri NU. Gus Hasib saat ini menjadi Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, yang juga menjadi lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, KH Abdurrozaq Sholeh mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti nama-nama yang akan masuk dalam daftar calon anggota AHWA. Namun, keluarga besar Bahrul Ulum berharap Gus Hasib mendapat kepercayaan tersebut.
“Calon AHWA masih akan digodok nanti pada saat Muktamar. Tapi secara prinsip keluarga Bahrul Ulum mendorong Kiai Hasib masuk sebagai salah satu anggota AHWA karena ini merupakan penghormatan,” kata Gus Rozaq kepada wartawan, Senin, 10 Agustus 2026.
Menurut Gus Rozaq, Gus Hasib memiliki posisi khusus karena merupakan putra KH Abdul Wahab Hasbullah dan menjadi satu-satunya putra pendiri NU yang masih hidup.
“Beliau statusnya sebagai putra pendiri, satu-satunya putra pendiri NU yang masih hidup. Dan sekaligus beliau tuan rumah (Muktamar ke-35). Jadi, wajarlah kita beri penghormatan masuk sebagai anggota AHWA,” ujarnya.
Meski demikian, Gus Rozaq menegaskan keputusan mengenai sembilan anggota AHWA sepenuhnya berada di tangan forum Muktamar. Penentuan anggota AHWA dilakukan melalui mekanisme usulan dari pengurus cabang dan pengurus wilayah NU yang kemudian dipilih berdasarkan suara terbanyak.
AHWA nantinya memiliki tugas penting dalam Muktamar ke-35 NU, yakni memilih Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang merupakan pimpinan tertinggi dalam struktur syuriah PBNU.
“Jadi, wajarlah kita beri penghormatan masuk sebagai anggota AHWA. Itu nanti terserah forum Muktamar. Putra pendiri NU yang masih hidup hanya di sini, yang lain putri-putri,” kata Gus Rozaq.
Sementara itu, Gus Hasib mengaku siap apabila forum Muktamar memberikan amanah kepadanya untuk menjadi anggota AHWA.