Sudah Digunakan Ratusan Siswa MPLS, Waskita Karya Pastikan Keamanan Bangunan Sekolah Rakyat di Tuban

Tampak Atas Bangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Tuban.
Sumber :
  • Istimewa

Tuban, VIVA Jatim-Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Tuban sudah resmi beroperasi sejak akhir Juli lalu. Lebih dari 300 siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta Sekolah Menengah Anak (SMA) tengah mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan berlangsung hingga 25 Agustus mendatang.

img_title Sampoerna Academy Surabaya Luncurkan 3 Buku Karya Siswa di Hari Literasi

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan, keberadaan sarana pendidikan berkapasitas 1.000 orang itu membuka kesempatan bagi para siswa untuk mengembangkan potensi diri menuju generasi emas 2045. Seperti diketahui, program Sekolah Rakyat (SR) ditujukan bagi anak-anak tidak mampu tanpa dipungut biaya sedikit pun.

"Saya bersyukur, karena mengubah budaya atau mindset masyarakat bukan hal mudah. Sehingga seluruh pihak bergandengan tangan sangat luar biasa, bekerja pagi dan malam untuk meyakinkan orang tua siswa agar anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang sangat luar biasa," ujarnya.

img_title Perhatikan Pendidikan Warga Ring Satu Kawasan, SIER Tebus Ijazah dan Bantu Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu

Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko menambahkan, seluruh gedung dan fasilitas yang dibangun di atas lahan seluas tujuh hektare tersebut sudah sesuai standar mutu. Oleh karena, katanya, Waskita Karya memastikan bangunan tersebut aman dan nyaman digunakan. Dalam proses pembangunannya, kata dia, Perseroan juga menggunakan material ramah lingkungan serta selalu menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Ia melanjutkan, SRT 1 Tuban dilengkapi sejumlah sarana seperti asrama, laboratorium komputer, perpustakaan, lapangan olahraga, serta tempat ibadah. Harapannya, dapat secara maksimal mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus pembentukan karakter para siswa.

img_title Selling Day OWeek 2026 UC Surabaya Kenalkan Mahasiswa Baru pada Bisnis Berbasis Data

"Meski sekolah ini gratis, namun kami pastikan bangunan dan fasilitasnya tidak kalah dengan sekolah swasta mahal. Bagi Waskita, mengerjakan proyek ini bukan sekadar merampungkan tugas, melainkan wujud konstribusi nyata dalam mendorong pengentasan kemiskinan di Indonesia," ujar Paulus dalam keterangan resmi, Kamis, 13 Agustus 2026.

Ia mengungkapkan, Perseroan melibatkan hampir 1.100 tenaga kerja termasuk pekerja lokal demi mengejar penyelesaian SRT 1 Tuban. Penambahan alat konstruksi dan mempercepat distribusi material memakai hiab crane turut dilakukan.

"Pengerjaan sekolah rakyat memperkuat rekam jejak Waskita Karya sebagai BUMN Konstruksi yang telah berpengalaman lebih dari 65 tahun menghadirkan sarana dan prasarana kaya manfaat bagi negara. Kami akan terus berkomitmen menyukseskan berbagai program pemerintah serta mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur," tegas Paulus.

Halaman Selanjutnya
img_title