Ditintelkam Polda Jatim Bentuk Posko Siaga Industri, Cegah Premanisme Ganggu Investasi

Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Kementerian Hukum Angkatan XIV Tahun 2026.
Sumber :
  • Rachmad Fahrizal Tito

Surabaya, VIVA Jatim-Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menginisiasi program Posko Siaga Industri sebagai strategi deteksi dini untuk mencegah aksi premanisme dan berbagai potensi gangguan keamanan di kawasan industri.

img_title Sidak Pasar Pucang Surabaya, Satgas Pangan Jatim Temukan Beras Premium di Atas HET

Program tersebut digagas AKBP Edi Hartono, A.Md., S.Ak., Kasubdit II Ditintelkam Polda Jatim, melalui proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Kementerian Hukum Angkatan XIV Tahun 2026.

Program ini dinilai penting seiring tingginya aktivitas investasi di Jawa Timur. Pada Semester I 2026, realisasi investasi di Jawa Timur mencapai sekitar Rp72,7 triliun. Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur dalam tiga besar daerah tujuan investasi nasional.

img_title PENS-Kadin Jatim dan Swisscontact Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

Investasi tersebut tersebar dalam lebih dari 87 ribu proyek dan menyerap sekitar 135 ribu tenaga kerja. Namun, meningkatnya aktivitas industri dan investasi juga diikuti sejumlah potensi gangguan keamanan.

Di antaranya premanisme berkedok organisasi kemasyarakatan, pungutan liar, intimidasi terhadap pelaku usaha, penguasaan lahan parkir dan jasa pengamanan secara ilegal, pemalangan akses perusahaan hingga konflik ketenagakerjaan yang berkembang menjadi gangguan kamtibmas.

img_title Hajatan FIFGROUP di Tuban Upaya Dekatkan Diri dengan Masyarakat

"Program tersebut dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya aksi premanisme dan aktivitas organisasi kemasyarakatan yang berpotensi mengganggu iklim investasi di kawasan industri Jawa Timur," kata Edi, Selasa, 1 September 2026.

Menurut Edi, gangguan keamanan di kawasan industri perlu diantisipasi sejak dini. Sebab, persoalan tersebut tidak hanya berdampak terhadap keamanan, tetapi juga dapat memengaruhi kepercayaan investor dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam tahap awal pelaksanaan program, Ditintelkam Polda Jatim membentuk tim efektif untuk menyusun arah kebijakan dan strategi implementasi Posko Siaga Industri.

Tim kemudian menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, akademisi, praktisi serta perwakilan organisasi kemasyarakatan, termasuk Pemuda Pancasila.

FGD tersebut dilakukan untuk mendapatkan masukan mengenai pola deteksi dini dan pencegahan potensi gangguan keamanan di kawasan industri.

Selain itu, tim melakukan pemetaan terhadap sejumlah kawasan industri yang dinilai memiliki potensi kerawanan kamtibmas. Dua kawasan menjadi prioritas awal, yakni PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dan Kawasan Industri Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik.

Halaman Selanjutnya
img_title