Viral Truk Ugal-ugalan di Kawasan Suramadu Surabaya, Polisi Sanksi Pengemudi

Sopir dan kernet truk ugal-ugalan di kawasan Suramadu di kantor polisi.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Aksi ugal-ugalan sebuah truk yang melaju dari kawasan Jembatan Suramadu hingga Jalan Dupak, Surabaya, viral di media sosial. Polisi yang menindaklanjuti rekaman tersebut kemudian memberikan sanksi tilang kepada pengemudi dan kernet truk.

img_title Jadi Korban Jambret, Turis India Histeris dan menangis di Kawasan Menteng

Dalam video yang beredar, truk tersebut terlihat melaju dengan kecepatan tinggi dan beberapa kali bergerak zigzag di tengah jalan. Kendaraan berukuran besar itu juga tampak sengaja dibuat bergoyang saat melintas di jalan raya.

Aksi berbahaya tersebut semakin menjadi sorotan ketika kernet truk terlihat mengeluarkan sebagian tubuhnya melalui jendela sambil berjoget, sementara kendaraan masih dalam kondisi melaju.

img_title Miliki 672 Klip Sabu, Polisi Tangkap Pemuda di Semampir Surabaya

Rekaman itu kemudian tersebar luas, salah satunya melalui platform TikTok akun @kelapasakti. Aksi tersebut menuai perhatian lantaran dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi, kernet, maupun pengguna jalan lainnya.

Menindaklanjuti video yang viral, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kendaraan dan orang-orang yang terlibat dalam aksi tersebut.

img_title Polisi Tangkap Pengedar Sabu Saat Menunggu Pembeli di Rangkah Surabaya

Polisi kemudian mengamankan pengemudi truk berinisial N bersama kernetnya. Keduanya selanjutnya diberikan tindakan sesuai ketentuan lalu lintas.

Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Imam Sayfudin Rodji mengatakan, polisi memberikan sanksi tilang kepada pengemudi dan kernet. Keduanya juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

"Kami melakukan penindakan berupa tilang terhadap keduanya. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari," kata AKP Imam, Selasa, 1 September 2026.

Menurutnya, perilaku berkendara secara zigzag dan melakukan manuver berbahaya dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Apalagi, truk merupakan kendaraan berukuran besar yang membutuhkan pengendalian dan jarak pengereman berbeda dibandingkan kendaraan yang lebih kecil.

Polisi mengingatkan bahwa jalan raya merupakan ruang bersama sehingga setiap pengendara wajib memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

AKP Imam pun mengimbau seluruh pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melakukan aksi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

"Selalu utamakan keselamatan, patuhi aturan lalu lintas, dan jangan melakukan tindakan berkendara secara ugal-ugalan yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya," tegasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title