Gudang Pabrik Sepatu di Mojokerto Ludes Dilalap Api

Petugas dibantu warga saat memadamkan api
Sumber :
  • M Lutfi Hermansyah/Viva Jatim

Mojokerto, VIVA Jatim –Kebakaran hebat terjadi di pabrik sepatu di Dusun Janti Dusun Janti Langkung, Kecamatan Mojosari, Mojokerto. Akibatnya, gudang berserta bahan baku ludes dilalap api. 

img_title Kebakaran Fasilitas Pengolahan Ban Bekas Mojokerto, Hampir 10.000 Ton Hangus, Kerugian Diperkirakan Rp2,5 Miliar

Kebakaran terjadi pada Sabtu, 26 Agustus 2023 sekitar pukul 15.00 WB. Titik api berada di gudang produksi pabrik milik CV Surya Mega Yosaka itu. Kepulan asap hitam nampak membumbung tinggi didalamnya.

Sedikitnya 6 truk tangki air dan 5 unit mobil pemadam kebakaran (PMK) diterjunkan ke lokasi untuk menjinakka api. Hingga pukul 18.15 WIB api belum berhasil dipadamkan. Petugas masih berjibaku memdamkan api. 

img_title Kampus Untag Surabaya Terbakar, Tak Ada Korban

"Yang terbakar bahan sepatu, tidak ada ledakan. cuman ada sedikit kemungkinan dari tinner," katanya Kepala Desa Jatilangkung Sugeng Sugianto  di lokasi. 

Ia mendapatkan informasi kebakaran dari penjaga pabrik sepatu itu sekitar pukul 15.15 WIB. Ketika kebakaran, tidak ada seorang pun karyawan di dalam gudang pabrik karena sedang libur. Namun, ada beberapa karyawan yang berada di depan gudang usai mengikuti kegiatan perayaan  Kemerdekaan RI ke-78 di pabrik tersebut. 

img_title Polda Jatim Gempur Titik Api di Bromo Probolinggo, Cegah Kebakaran Meluas

"Hanya ada satu orang penjaga pabrik sepatu di Dusun Janti ini, ketika kebakaran terjadi, jelas Sugeng. 

Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto Sukamto menambahkan, ada sekitar 15 personel diterjunkan. Pemadaman dimulai pukul 16.30 WIB. Namun, hingga pukul 18.15 api belum berhasil dipadamkan. 

"Kami kesulitan memadamkan api karena banyak bahan yang mudah terbakar. Kita masih berjibaku, api di titik utara (gudang masih menyala)," tutupnya. 

Sementara, Kapolsek Pungging AKP Didit belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Saat Pihaknya masih melakukan penyelidikan. 

"Penyebab masih proses penyelidikan. Korban sementara nihil. Kerugian masih kita hitung," jawabnya.