Reaksi Pedas Garda Bangsa Jatim ke Gus Ipul soal PBNU Mau Rebut PKB: Perusak NU
- VIVA Jatim/A Toriq A
Surabaya, VIVA Jatim - Pernyataan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlaul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang menyebut PBNU berencana membentuk tim khusus untuk merebut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memantik reaki dari Garda Bangsa, salah satu sayap PKB.
Ketua Garda Bangsa Jawa Timur Ubaidillah mengaku heran dengan sikap Gus Ipul yang selama ini selalu menyerang PKB. Ia meminta agar sebaiknya posisi Gus Ipul di PBNU dievaluasi dari pada hanya sering menimbulkan perpecahan di tubuh NU.
"Saya mengimbau Ketua Umum PBNU (KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya) untuk mengevaluasi Gus Ipul dari pada jadi perpecahan dan perusak NU di masa depan," kata Ubaidillah saat dikonfirmasi VIVA Jatim, Sabtu 27 Juli 2024.
Menurut Ubaidillah, Gus Ipul yang menuduh PKB menjauh dari PBNU sehingga berencana merebut kembali PKB adalah tudingan tak berdasar dan hanya pandangan subjektif.
"Itu tudingan yang tanpa dasar," tegas anggota Fraksi PKB DPRD Jatim ini.
Sebaliknya, Ubaidillah menyebut PBNU justru yang menjauh dan tidak peduli dengan kondisi NU di bawah. Malah yang lebih dominan adalah PKB yang bahu-membahu dengan struktur NU di bawah.
"Tanyakan siapa yang selama ini memberikan manfaat untuk perjuangan NU di pedesaan dan lain-lain," tandasnya.
Sekretaris Jenderal PBNU Gus Ipul saat menghadiri acara Jatim Bershalawat 2 di Surabaya.
- Mokhamad Dofir/Viva Jatim
Sebelumnya, Gus Ipul menyatakan dalam waktu dekat PBNU berencana untuk mengambil alih PKB dan mengembalikannya ke NU. Untuk mempersiapkan itu, PBNU bakal membuat tim khusus yang terdiri dari lima orang.
Gus Ipul mengatakan, pemilik sah PKB sebetulnya adalah NU. PKB, menurut Gus Ipul, didirikan bersama-sama oleh struktu NU dari pusat hingga ke tingkat cabang dan ranting.
Tapi, kata dia, saat ini para elit PKB banyak membuat pernyataan yang melenceng dari sejarah awal berdirinya PKB. Bahkan, lanjut Gus Ipul, ada dugaan upaya menjauhkan PKB dari NU oleh elit-elit partai yang diketuai A Muhaimin Iskandar atau Cak Imin itu.
Belakangan hubungan struktural antara PBNU dengan PKB terkesan tidak harmonis. Elit PBNU dan PKB beberapa kali terlibat saling serang pernyataan sehingga kian menambah panas hubungan PBNU dengan PKB.