Pemuda Buddha Isi Libur Imlek dengan Kajian Lintas Agama, Ini Hasilnya

Tangkapan layar Live Intagram
Sumber :
  • Nur Faishal/ Jatim Viva

Menurutnya, kemanusiaan penuh perempuan itu adalah kemanusiaan yang memastikan pengalaman biologis perempuan tidak makin sakit, dan memastikan kerentanan sosial untuk mengalami tindakan yang tidak manusiawi tidak pernah terjadi. "Inilah prasyarat bagaimana kita semua mendudukkan perempuan itu dalam sistem utuh sebuah kehidupan," katanya. 

Meski begitu, ia pun menyadari bahwa hidup itu adalah proses, keadilan hakiki itu juga sebuah proses panjang. Tapi yang paling penting adalah kesadaran diri sendiri, lalu dengan sengaja berperan aktif menjadi versi diri yang terbaik dalam hal apapun. "Akhirnya, aku manfaat maka aku ada. Mudah-mudahan semua perempuan di Indonesia mendapatkan kemanusiaan yang seutuhnya," katanya. 

Wakil Ketua Young Buddhist Association Limanyono Tanto, Wakil Ketua YBA mengatakan pertemuan semacam ini sangat perlu dihadirkan di tengah-tengah muda-mudi Indonesia untuk saling mengenal antar ajaran. Tujuan akhirnya agar tercipta moderasi dan tenggang rasa antar umat beragama. 

"Nah, dari situlah kami berharap rasa persaudaraan dan rasa saling menjaga sebagai saudara antar sesama manusia bisa tercipta di tengah momen Imlek ini," katanya. 

Ia juga menjelaskan bahwa Imlek itu merupakan tradisi kumpul dan saling bertukar kebahagiaan antar sesama anggota keluarga. Oleh karena itu, ia mengaku sangat bersyukur bisa melakukan kebaikan ini di momen imlek bersama studiagama.id.

"Kami juga muda-mudi buddhis di liburan imlek ini bisa belajar dari kedua tokoh agama pada acara ini, yaitu semua agama sepakat untuk menghargai seorang perempuan dan pada hakikatnya ada persamaan dan satu semangat yang sama untuk dapat membawa kebahagiaan bagi kaum perempuan," pungkasnya.