Bantu Perkembangan Sepakbola Putri, Unesa-Timnas Kerjasama Program Sport Science

Unesa dan timnas putri kerjasama program sport science
Sumber :
  • VIVA Jatim/Tofan Bram Kumara

Surabaya, VIVA Jatim – Untuk memperkuat ekosistem sepakbola putri, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melakukan kick off program kerjasama sports science dengan tim nasional (timnas) Indonesia, Kamis, 16 Januari 2025.

img_title Kala Kadindik Jatim Aries Paewai Pamer Keahlian Main Drum di Hari Pramuka

Kolaborasi sport science ini melibatkan semua fakultas yang ada di Unesa dengan 15 orang ahli di bidangnya masing-masing. Juga memberikan beasiswa pendidikan kepada pemain.

Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan mengatakan telah sepakat kerjasama dengan timnas putri Indonesia untuk memperkuat ekosistem sepakbola putri agar bisa lebih berkembang di kemudian hari. 

img_title Unesa Dukung Program SNT, Perkuat Mutu Pembelajaran di Wilayah 3T

Kerjasama ini menjadi bukti nyata dalam ilmu pengetahuan. Karena itu, Unesa berkomitmen penuh dalam mendukung perkembangan sepakbola putri.

"Ini bukan sekedar kolaborasi biasa, tapi mencerminkan sport sciense. Ada 15 orang yang terlibat di sport scinece untuk sepakbola putri. Keterlibatan ini kolaborasi semua fakultas yang ada di unesa dan akan mengawalnya sampai tuntas program ini," jelasnya.

img_title Mahasiswa Unesa Ciptakan Buku Interaktif Zuan dan Wony untuk Kenalkan Gaya Hidup Zero Wasten

Selain itu lanjut Nurhasan, Unesa juga akan memberikan beasiswa kepada pemain mulai S1, S2. Hal ini menjadi bukti dari kepedulian di bidang olahraga.

"Jika berkenan akan memberikan beasiswa timnas putri yang sekarang. Beasiswa untuk S1, S2. Kepedulian Unesa di olahraga sepakbola, semoga beasiswa yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya," ungkapnya.

Sementara itu Pelatih timnas putri Indonesia Satoru Mochizuki mengaku senang dengan program Unesa dengan melakukan kerjasama sport scince.

Mengkombinasikan sepakbola dan sport science sangat penting, dengan begitu bisa untuk mencapai target untuk kemajuan sepakbola khususnya sepakbola putri Indonesia.

"Saya mengucapkan terima kasih, bisa hadir dan duduk di suasana seperti ini, kami juga berpikir sepakbola putri Indonesia. Untuk itu tidak hanya sepakbola saja, karena itu harus di gabungan sepakbola dan science, jadi untuk mencapainya dukungan sangat penting bagi saya," ujarnya.

Pelatih yang pernah membawa Timnas Putri Jepang meraih gelar Piala Dunia Putri 2011 ini mengakui jika mengkombinasikan olahraga dan science sangat sulit, jadi harus ada komunikasi yang terjalin dengan baik untuk mencapai target sepakbola Indonesia menuju dunia. Sedikit demi sedikit dengan adanya program sport scince ini bisa membentuk timnas lebih baik.

Halaman Selanjutnya
img_title