Persebaya Vs PSM, Laga Emosional Bernardo Tavares
- Instagram Persebaya.
Surabaya, VIVA Jatim-Pelatih Persebaya Bernardo Tavares akan melakoni laga emosional saat Persebaya menjamu PSM Makassar dalam lanjutan Liga Super League, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu, 25 Februari 2026. Pasalnya, Tavares mempunyai kenangan indah bersama PSM karena pernah menjadi pelatih Juku Eja dari 2022 sampai 2025. Tavares pun mempersembahkan gelar Liga 1 pada musum 2022/2023.
Tavares mengakui bahwa laga besok akan menjadi momen emosional. Ia mengatakan bahwa PSM mempunyai tempat tersendiri di hatinya karena tim yang pernah dilatihnya.
"Saya senang bekerja di sana," ujarnya dalam jumpa pers sebelum pertandingan, Selasa, 24 Februari 2026.
Tavares tak menampik bahwa para pemain di PSM sudah seperti keluarganya. Namun demikian, Tavares akan bersikap profesional. Ia pun bertekad menampilkan permainan yang terbaik untuk Persebaya.
Pelatih asal Portugal ini menegaskan Persebaya akan melawan tim yang dihuni oleh pemain-pemain hebat. Meskipun kondisi tim sedang kurang baik karena beberapa pemain bermasalah dengan kebugaran, namun Tavares berjanji akan memilih pemain terbaik melawan PSM.
Tavares juga akan belajar dari hasil buruk yang diraih Persebaya dalam dua laga terakhir. Di sisi lain, Tavares juga akan mempertahankan apa yang baik untuk bisa dijalankan pada laga nanti.
"Apa yang dapat kita lakukan untuk besok adalah fokus dan mencoba melakukan yang terbaik. Karena hanya melakukan yang terbaik, kita tidak bisa hanya membuat permainan yang bagus," katanya.
Sementara itu, pemain Persebaya Francisco Rivera mengakui bahwa timnya dalam kondisi pincang. Sebab ada beberapa pemain yang absen dan bermasalah dengan kondisi fisiknya. Namun ada sisi positif dengan situasi ini yakni menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuannya.
Rivera mengungkapkan bahwa timnya tak mempunyai banyak waktu persiapan setelah melakoni laga tandang ke markas Persijap. Tim hanya lebih fokus pemulihan fisik.
"Tapi kita harus fokus 100 persen untuk tiga poin," kata Rivera.
Persebaya dan PSM sama-sama menelan dua kekalahan beruntun dalam dua laga terakhir. Bajol Ijo kalah dari Bhayangkara FC dan Persijap Jepara. Sementara PSM takluk dari Dewa United dan Persija Jakarta.