Kenalkan, AIDA Si Asisten Dokter
- Dokumentasi Halodoc
Jakarta, VIVA Jatim – Platform layanan kesehatan Halodoc mengenalkan inovasi berbasis kecerdasan buatan bernama Artificial Intelligence Doctor Assistant atau AIDA. Teknologi ini diharapkan mampu membantu tenaga kesehatan profesional dalam melaksanakan tugasnya, sehingga pasien terlayani dengan baik, tepat, dan hasil maksimal.
AIDA dikenalkan Halodoc saat acara silaturrahim dan tasyakuran Halodoc ke-9 bersama ratusan mitra dokter, yang juga dihadiri Ketua Umum pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr dr Slamet Budiarto, secara hybrid.
AIDA dibuat sebagai bagian dari komitmen untuk memajukan layanan kesehatan berbasis teknologi. Halodoc yakin bahwa AI hadir sebagai alat pendamping yang memperkuat peran tenaga kesehatan profesional, bukan menggantikannya.
Hal ini juga sejalan dengan panduan WHO yang menekankan pentingnya privasi data, tata kelola etis, dan keadilan sebagai fondasi utama penggunaan AI di layanan kesehatan. AI di Halodoc dirancang untuk memperluas kemampuan tenaga kesehatan profesional, sehingga mereka dapat terus memusatkan perhatian pada hal yang paling penting, yaitu layanan kesehatan berkualitas dan berkelanjutan untuk pasien.
Managing Director Halodoc Ardhitya Rinaldo menyampaikan, dedikasi, kolaborasi, dan teknologi layanan kesehatan adalah jembatan menuju Indonesia yang lebih sehat. Semangat itulah yang dibangun Halodoc sejak mula kali memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Mulai dari layanan telemedicine yang memfasilitasi pasien berkonsultasi dengan lebih dari 20.000 dokter berlisensi di lintas pulau, mengintegrasikan pengguna, tenaga kesehatan, apotek, rumah sakit, dan asuransi dalam satu platform, hingga partisipasi aktif dalam program vaksinasi nasional, skrining kesehatan, dan Continuing Medical Education (CME) melalui Halodoc Academy”.
AIDA dibangun dengan filosofi doctor first dan berada di bawah pengawasan Board of Medical Excellence Halodoc. Dimana tim dokter ini akan mengawasi, memonitor dan mengevaluasi seluruh layanan kesehatan ekosistem Halodoc, termasuk penerapan awal teknologi AI di Halodoc.
Hasil evaluasinya terdapat lebih dari 80 persen mitra dokter telah merasakan manfaatnya, terutama dalam menyelesaikan pekerjaan repetitif atau administratif, sehingga mereka dapat lebih fokus pada pengambilan keputusan klinis dengan dukungan data yang lebih akurat.
Pada penerapan awal ini juga, AIDA mencapai tingkat ketepatan hingga 93 persen, yang menegaskan perannya sebagai pendamping terpercaya bagi dokter dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Privasi dan keamanan data tetap menjadi prioritas utama dalam perjalanan ini. Setiap interaksi dengan AI dijalankan dalam kerangka tata kelola data yang ketat, sesuai dengan aturan perlindungan data kesehatan yang berlaku.