Sampoerna Academy Berharap STEAM Expo 2025 Melahirkan Banyak Inovasi

Salah satu karya peserta STEAM Expo 2025
Sumber :
  • Rahmat Fajar

STEAM Coordinator Sampoerna Academy, Matshidiso Makena menjelaskan alasannya fokus kepada teknologi hijau dan berkelanjutan yang mana menjadi solusi dari tantangan masa depan. Menurutnya agar generasi muda siap menghadapi tantangan global dan mendorong inovasi ramah lingkungan.

img_title Unhan RI Gandeng Kawoong Innovation, Dorong Terobosan Riset dan Inovasi Pertahanan

"Dan membangkitkan kesadaran dalam menjaga kelestarian bumi demi masa depan yang lebih baik," jelasnya.

Pada event ini terdapat beberapa proyek STEAM karya siswa yang menjadi sorotan utama serta sejalan dengan fokus yang diterapkan yakni teknologi hijau dan berkelanjutan. Pertama, ada Zero Hunger: Frankenstein karya Darryl Marshall, I Gede Arjuna, dan Jennifer Natalie dari Grade 8B.

img_title Dukung Indonesia Bebas Sampah 2025, Ini Aksi MR DIY di Surabaya

Karya mereka berupa orang-orangan sawah yang menggunakan sistem solar dan aktivasi suara untuk menggantikan peran pestisida untuk membasmi serangga dan hama.

Kemudian terdapat Terracotta Air Cooler karya Sophia, Sabina, dan Rory dari Grade 4B. Pendingin buatan ini menggunakan tanah liat untuk menyerap panas dari luar, sehingga membuat udara sekitar menjadi lebih sejuk.

img_title Siswa Sampoerna Academy Sabet 42 Medali Emas dan 47 Perak di World Scholar's Cup 2023

Terakhir, Aireen Angelie, Alysia Kanaya, Nadifah Azizah, dan Amadeus Isaac dari Grade 6B menciptakan 3-in-1 Tree. Proyek ini memanfaatkan mikroalga untuk menghasilkan oksigen lingkungan sekitar, yang disebut-sebut 10-50 kali lebih efektif daripada pohon. Bahkan, proyek ini bisa digunakan sebagai lampu jalanan sekaligus tempat duduk di taman.