Harga Tiket dan Jadwal MotoGP Malaysia 2025

CEO Petronas SIC Azhan Shafriman Hanif
Sumber :
  • Mokhamad Dofir

Surabaya, VIVA Jatim-Event internasional PETRONAS Grand Prix of Malaysia 2025 atau MotoGP Malaysia 2025, akan segera digelar dalam waktu beberapa bulan mendatang.

img_title Balap Liar di Porong Sidoarjo Dibubarkan, Ratusan Motor Disita

Sebelum ajang balapan motor dunia itu berlangsung, pihak penyelenggara lebih dulu melakukan tur ke beberapa negara, salah satunya Indonesia.

Di tanah air tur menjelajah empat kota besar. Mulai Jakarta, Surabaya, Makassar dan terakhir Medan.

img_title Bikin Resah Warga, Belasan Pengendara Motor Brong di Lamongan Diamankan Polisi

CEO Petronas SIC Azhan Shafriman Hanif selaku penyelenggara mengatakan, tur dilakukan guna memberikan informasi eksklusif bagi penggemar, agen perjalanan dan awak media seputar gelaran MotoGP Malaysia 2025.

"Kami sangat antusias untuk kembali ke Indonesia, yang merupakan pilar penting dalam komunitas penggemar internasional kami. Kota-kota ini bukan dipilih secara acak, mereka adalah pusat urban utama dengan konektivitas penerbangan langsung ke Malaysia, sehingga sangat ideal bagi para penggemar yang ingin merencanakan pengalaman MotoGP di Sepang," kata Azhan, Kamis, 3 Juli 2025.

img_title Gubernur Khofifah Berkomitmen Berikan Dukungan untuk Mario Aji di Moto2

Dirinya lalu menyampaikan, untuk bisa menonton secara langsung MotoGP Malaysia 2025. Para penggemar bisa membeli tiket seharga Rp479,167 hingga Rp2,133,333.

Ada enam jenis tiket yang disediakan, yakni F Grandstand, K1 Grandstand, Main Grandstand, Marc Marquez dan Premier Roving serta Premier Seat. Sayangnya kata Azhan, dua dari enam jenis tiket tersebut saat ini sudah habis terjual alias sold out.

"Dua type of ticket [jenis tiket] sold out, Premier Seat dan Marc Marquez. Mungkin spesial buat penggemar di Surabaya akan ada tambahan," lanjutnya.

Lantas kapan MotoGP Malaysia 2025 akan diadakan? Ia menyebut sesuai jadwal ajang bakal dihelat selama tiga hari di Sirkuit Sepang, Selangor, Malaysia, pada tanggal 24 sampai 26 Oktober 2025 mendatang.

"Kami targetkan tahun ini penonton dari Indonesia meningkat sedikit. Kalau tahun lepas [lalu] 12 ribu, tahun ini 13 ribu," tutupnya.