Mahasiswa Protes Aksi Represif Polisi ke Pendemo, Polres Kediri Bilang Begini

Puluhan aksi mahasiswa solidaritas di depan Polres Kediri Kota.
Sumber :
  • Madchan Jazuli/Viva Jatim

Kediri, VIVA Jatim – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam beberapa elemen menuntut hukum tindakan represif aparat saat mengamankan aksi di DPRD Kediri beberapa waktu lalu. Mereka menggelar aksi damai sekaligus audiensi dengan Polres Kediri Kota.

img_title 170 Calon Lolos Seleksi Administrasi Dewan Pendidikan Jatim, 50 Orang Bakal Lanjut Wawancara

Koordinator Aksi, Tri (25) mengatakan tindakan-tindakan represifitas atau bahkan brutalitas yang dilakukan oleh aparat perlu dapat dievaluasi. Hari ini mahasiswa melakukan aksi solidaritas kepada korban kebrutalan polisi ketika melangsungkan aksi demokrasi di Gedung DPRD Kota Kediri.

"Untuk korban kekerasan sejauh yang kami datang kemarin sekitar 16 dengan luka berat sampai dibawa ke rumah sakit terdekat itu sekitar 6 sampai 8 orang. Alhamdulillah saat ini kondisi sudah stabil," ujar Tri kepada awak media di depan halaman Mako Polres Kediri Kota, Selasa, 27 Agustus 2024.

img_title Keterangan Kadindik Aries Agung Paewai saat Bersaksi di Sidang Korupsi Hibah DPRD Jatim

Ia mengaku langkah hukum yang akan ditempuh akan berkoordinasi dengan beberapa lembaga bantuan hukum. Yakni apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akan siap pasang tubuh untuk menempuh jalur hukum ke Polres Kediri Kota.

Tri enggan berbicara lebih jauh perihal klaim polisi yang terjadi banyak provokasi untuk meluapkan emosi. Termasuk juga tindakan anarkisme tidak dilakukan oleh masa aksi unjuk rasa. Klaim polisi dengan psikologi masa yang melempar batu juta tak dibenarkan.

img_title Pungli di ESDM Jatim Era Kadis sebelum Aris Mukiyono Diusut Kejati Jatim

"Aksi kemarin saya pastikan tidak ada perusakan fasilitas publik, makanya tadi tanya indikator anarkisme apa? Sehingga membenarkan tindakan polisi itu juga tidak direspon," sesalnya.

Sementara, Kabag Ops Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Abraham Sisik mengungkapkan agar ke depan juga bisa bersama-sama berbenah. Sehingga dalam penyampaian aspirasi pastikan tidak ada penyusup.

Kabag Ops Polres Kediri Kota, AKBP Abraham Sisik.

Photo :
  • Madchan Jazuli/Viva Jatim

Dirinya mengaku ada sedikit tidak nyaman karena kejadian di DPRD ada sudah yang mengawali melempari batu. Ia mengetahui dari peserta aksi sendiri keluar masuk keluar masuk anggota polisi dilempari.

"Bersyukur saya sebagai pengendali menjaga kestabilan emosi kita laksanakan sesuai dengan SOP yang ada akan bisa melihat ada polwan kita tampilkan agar humanis. Negosiator malah dituju tunjuk tadi marah-marah tetapi kita tetap tabah tetap melayani," ujar AKBP Abraham.

Halaman Selanjutnya
img_title