Satlantas Gresik Edukasi Puluhan Sopir Ambulans soal Etika dan Prioritas Jalan

AKP Rizki Julianda saat memberikan sambutan.
Sumber :
  • Mokhamad Dofir/Viva Jatim

Surabaya, VIVA Jatim –Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Gresik mengumpulkan puluhan sopir ambulans di Circuit Coffee Jalan Dewi Sekardadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa, 10 Juni 2025 sore kemarin.

img_title Truk Tangki Bermuatan Bahan Baku Sabun Terguling di Gresik Bikin Tiga Pengendara Luka

Di kafe dengan pemandangan bukit Giri tersebut, petugas kepolisian lalu lintas memberikan pemahaman tentang tata cara mengemudi secara baik dan benar kepada para sopir ambulans.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Gresik Ajun Komisaris Polisi Rizki Julianda mengatakan, acara digelar sebagai implementasi nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam hal keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. 

img_title Stok BBM Gresik Dipastikan Aman, Kapolres Imbau Warga tak Panik soal Pertalite

"[Serta] mempererat sinergi [antara kepolisian] dengan para pengemudi ambulans," ucapnya, Rabu, 11 Juni 2025.

Sekitar 60-an sopir ambulans yang tergabung dalam Komunitas Driver Ambulance Relawan Seduluran Gresik hadir memenuhi undangan. Beberapa diantaranya sejumlah tenaga medis dari Puskesmas, rumah sakit milik pemerintah maupun swasta di wilayah Kabupaten Gresik juga menghadirinya.

img_title Trik Polisi Bekuk Pelaku Curanmor, Pancingan Motor Korban

Pada kesempatan itu, Rizki menekankan pentingnya memberikan hak prioritas di jalan raya kepada kendaraan ambulans, mengingat tugasnya untuk menyelamatkan nyawa pasien.

"Sosialisasi ini bukan hanya tentang aturan, tetapi juga soal tanggung jawab moral. Ambulans membawa harapan hidup, dan setiap detik sangat berarti. Oleh karena itu, penting bagi kita semua, termasuk masyarakat, untuk memahami dan menghargai hak prioritas kendaraan ini," lanjutnya.

Selain sosialisasi mengenai teknik dan etika berkendara yang aman, para pengemudi ambulans juga dibekali materi tentang regulasi lalu lintas yang berlaku serta bagaimana mengantisipasi situasi darurat di jalan raya.

Kegiatan ini diwarnai sesi tanya jawab sehingga para sopir maupun tenaga medis dapat berdiskusi langsung dengan pihak kepolisian seputar kendala dan pengalaman mereka di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Polres Gresik berharap tercipta hubungan yang lebih solid antara kepolisian dan para pengemudi ambulans, guna mendukung pelayanan darurat yang cepat, aman, dan profesional di wilayah Kabupaten Gresik.

"Dengan semangat kebersamaan dan edukasi yang mendalam, Ngopi Bareng Driver Ambulance menjadi langkah kecil namun berdampak besar demi keselamatan bersama di jalan raya," tutupnya.