Toko Kelontong di Lamongan Terbakar, Api Berasal dari Dupa yang Disiram Pertalite
- VIVA Jatim/Imron Saputra
Lamongan, VIVA Jatim – Sebuah toko sembako di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Jetis, Lamongan terbakar pada Kamis 31 Juli 2025 malam. Kebakaran itu diduga terjadi akibat pemilik toko menyiram dupa dengan pertalite.
Koordinator Wilayah Pemadam Kebakaran (Damkar) Lamongan, Suwanto mengatakan, kebakaran itu terjadi pada pukul 18.15. Saat itu pemilik toko kelontong bernama Didik Ardiansyah itu sedang menyalakan dupa.
Saat menyalakan dupa, Didik lalu mengambil sebotol pertalite dan menyiramkannya ke dupa dengan harapan api bisa menyala lebih besar. Namun, tindakan tersebut justru memicu percikan api yang menyambar ke botol bensin yang dipegang korban.
Api menyala dengan cepat dan membakar lengan korban dan diduga panik, Didik kemudian melemparkan botol yang masih berisi bahan bakar ke area gudang toko yang berisi tumpukan kardus, jajanan, dan beras.
"Lemparan botol tersebut kemudian menyebabkan api menjalar ke bagian gudang dan memperbesar kobaran api. Melihat kobaran api semakin membesar, istri dan kakak korban yang berada di luar toko berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air," kata Suwanto.
Pemilik toko juga sudah berusaha memadamkan api, namun api justru membesar. Akibat kejadian tersebut, Didik Ardiansyah mengalami luka bakar pada bagian lengan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
"Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tidak lama kemudian, dua unit mobil Damkar Lamongan tiba di lokasi bersama anggota Polsek Lamongan Kota untuk melakukan pemadaman. Proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit," pungkasnya.