Pasca PPKM, Ketum Kadin Jatim Optimis Industri Mice Tumbuh Maksimal
- Nur Faishal/ Jatim Viva
Jatim –Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Adik Dwi Putranto optimis industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (Mice) di Jawa Timur bakal tumbuh lebih besar tahun ini apalagi pasca dihapusnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Presiden Joko Widodo akhir tahun 2022 lalu.
Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) IX Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia DPD Jawa Timur di Surabaya, Kamis 2 Februari 2023.
Menurutnya, ada tiga hal yang harus dilakukan agar industri ini bisa tumbuh maksimal pasca pandemi. Pertama adalah kolaborasi.
"Kalau kita ngomong industri 4.0 atau 5.0, tanpa kolaborasi bukan apa apa. Dan industri Mice ini bisa tumbuh maksimal jika kolaborasi seluruh stakeholder terkait terbangun dengan kuat, dengan pemerintah dan semua pengusaha lain yang terkait," ujarnya
Kedua peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Peningkatan skill tenaga kerja di sektor Mice dinilai sangat penting karena industri Mice adalah industri jawa yang erat kaitannya dengan layanan.
"Pelaku industri Mice tidak hanya dituntut untuk bisa melaksanakan kegiatan dengan sukses tetapi juga harus bisa mendatangkan pembeli. Dan terakhir, penggunaan teknologi juga harus diperhatikan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Hudiyono juga memperkirakan industri ini bakal tumbuh lebih baik seiring dengan besarnya target kunjungan wisata yang ditetapkan pemerintah.
"Target kunjungan wisatawan Indonesia hampir 1,2 miliar wisatawan asing dan domestik. Dan Jatim hampir 38 juta wisatawan. Beberapa event yang disiapkan pemerintah provinsi Jatim dan kabupaten kota sudah sangat banyak dan mewarnai ekosistem pariwisata. Apalagi ibu Gubernur sudah membuat keputusan tentang desa wisata. Ini salah satu peluang bagi pelaku Mice untuk banyak melalukan inovasi dan kolaborasi," kata Hudiyono.
Semua potensi tersebut harus dirangkai dan dikuatkan dalam grand desain program pariwisata yang akan menjadi jejaring.
"Harus ada kolaborasi di industri Mice. Ada 580 desa wisata yang sudah ditetapkan. Harapan kami, Asperapi akan melakukan peningkatan SDM di daerah sehingga kualitas event daerah terstandar," katanya.
Sementara itu, Ketua Asperapi Jatim terpilih, Yusuf Karim Ungsi mengatakan bahwa Asperapi akan fokus meningkatkan kegiatan Mice dengan mendatangkan wisatawan yang non leaser. Seperti kegiatan dinas atau kegiatan-kegiatan yang selama ini pengeluarannya lebih besar 80 persen dibanding wisatawan leaser.