Penumpang di Terminal Purabaya Mulai Meningkat

Penumpang Mulai Memadati Terminal Purabaya.
Sumber :
  • Ahaddiini HM.

Sidoarjo, VIVA Jatim-Terminal Purabaya, Sidoarjo mulai dipadati pemudik. Peningkatan drastis mulai terjadi pada, Sabtu 14 Maret 2026.

img_title Pastikan Kelaikan Armada, Kehemhub-Satlantas Polres Gresik Cek Rampcheck Bis

Dari pantauan VIVA Jatim di area keberangkatan bus sudah dipadati penumpang yang membawa koper dan tas perjalanan. Mereka antre untuk menaiki bus dengan tujuan berbagai kota di Jawa Timur, Jawa Tengah hingga luar provinsi.

Peningkatan aktivitas juga terlihat dari frekuensi keberangkatan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP) yang terus berlangsung sejak pagi hingga siang hari.

img_title Arus Balik Belum Usai, Polda Jatim Ingatkan Warga Waspada Saat Berkendara

Humas Terminal Purabaya, Sarah menjelaskan dari data mencatat, dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan.

"Jumlah penumpang sekitar 25 persen dibandingkan hari biasa. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 40.315 penumpang telah diberangkatkan melalui terminal ini," ujarnya.

img_title H+3 Lebaran, Arus Balik di Wilayah Daop 7 Madiun Masih Tinggi

Ia menyampaikan pihak terminal memperkirakan jumlah penumpang akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring mendekati puncak arus mudik Lebaran.

"Pengelola terminal juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengakomodasi lonjakan penumpang serta memastikan kelancaran operasional angkutan bus selama periode mudik," imbuh Sarah.

Salah satu calon penumpang tujuan Sumenep Madura, Komsiyah mengaku sengaja memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan yang biasanya terjadi menjelang puncak arus mudik Lebaran.

"Mudik Madura pasti ramai, makanya berangkat sekarang supaya tidak berdesakan juga macet karena biasanya mendekati Lebaran sering terjadi kemacetan," kata dia.

Sementara calon penumpang bus jurusan Kediri, Achmad mengaku tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan tiket. Namun, ia menyebutkan harga tiket bus non-ekonomi untuk rute Kediri mengalami kenaikan cukup signifikan.

"Harganya naik sampai sampai 80 persen," pungkasnya.