Polemik Tarian Erotis Bondowoso Digital Days 2026, Bupati Abdul Hamid Minta Maaf

Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid
Sumber :
  • Istimewa

Bondowoso, VIVA Jatim-Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat setelah muncul polemik terkait penampilan musik DJ yang diiringi tarian perempuan berpakaian minim dalam rangkaian Bondowoso Digital Days 2026 di Alun-Alun Bondowoso.

img_title Bikin Heboh! Pemdes Made Lamongan Turunkan Bendera Mirip Israel dari Rumah Warga

Polemik itu bermula dari video berdurasi sekitar 18 detik yang viral di berbagai platform media sosial. Rekaman yang diambil saat acara berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026, malam tersebut memperlihatkan seorang perempuan yang diduga merupakan Lady Companion (LC) menari bersama seorang pria di atas panggung mengikuti alunan musik DJ.

Penampilan itu menjadi sorotan karena dinilai sebagian masyarakat mengandung unsur sensual. Terlebih, acara digelar di ruang publik yang dapat disaksikan oleh semua kalangan, termasuk anak-anak.

img_title Viral Soal Stroller, Panitia Ajang Lari Surabaya ISOPLUS Minta Maaf

Video tersebut kemudian menyebar luas melalui Facebook, TikTok, hingga grup-grup WhatsApp dan memicu beragam reaksi dari warganet.

Sebagian besar menyayangkan konsep hiburan yang ditampilkan dalam agenda resmi pemerintah daerah. Mereka menilai pertunjukan tersebut tidak mencerminkan norma kesopanan karena berlangsung di kawasan Alun-Alun Bondowoso yang menjadi ruang publik.

img_title Viral, Panitia Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Diduga Tak Adil Soal Aturan Stroller

Sejumlah komentar bernada kritik maupun satire pun bermunculan. Ada yang menyoroti lokasi acara yang berada tidak jauh dari masjid, ada pula yang mempertanyakan proses kurasi hiburan hingga sikap Pemerintah Kabupaten Bondowoso terhadap peristiwa tersebut.

Di sisi lain, sebagian warganet mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan keseluruhan jalannya acara hanya berdasarkan potongan video singkat. Mereka meminta panitia memberikan penjelasan agar publik memperoleh informasi secara utuh.

Menanggapi polemik yang berkembang, Abdul Hamid Wahid mengaku telah memberikan teguran kepada penanggung jawab kegiatan. Ia juga meminta dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap penyelenggaraan acara tersebut.

"Saya sudah beri teguran kepada penanggung jawab acara dan meminta ada evaluasi mendasar," kata Abdul Hamid saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin, 27 Juli 2026.

Menurut Abdul Hamid, Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan mengevaluasi standar kepatutan dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan pemerintah daerah. Evaluasi itu dilakukan sebagai respons atas berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Ia berharap pengawasan terhadap penyelenggaraan kegiatan serupa diperketat agar kejadian yang memicu polemik tidak kembali terulang.

Halaman Selanjutnya
img_title