Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik

Menko PM Muhaimin Iskandar di Kabupaten Gresik.
Sumber :
  • Istimewa

Gresik, VIVA Jatim – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengapresiasi efektivitas pemberdayaan yang dilaksanakan PNM Mekaar di Kabupaten Gresik, sehingga dampak positifnya nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

img_title Penjual Buah di Balongpanggang Gresik Ditangkap, Diduga Curi Tas Senilai Rp20 Juta di Masjid

Hal itu diungkapkan Cak Imin saat berkunjung ke Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, pada Minggu kemarin. Di sana, perubahan justru tumbuh dari usaha-usaha sederhana yang dijalankan perempuan di rumah, dari lapak kecil hingga produk olahan hasil laut.

Di tengah masyarakat yang kehidupannya lekat dengan potensi perikanan, tambak, dan hasil laut, Menko PM melihat langsung bagaimana akses pembiayaan dan pemberdayaan PNM membantu usaha ultra mikro sehingga mampu mengembangkan usaha sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

img_title Kemarau Panjang, Polda Jatim Salurkan 37 Ribu Liter Air Bersih ke Warga

Kawasan Mengare sendiri memiliki potensi ekonomi yang besar. Masyarakatnya selama ini menggantungkan kehidupan pada perikanan, pertambakan, perdagangan hasil laut, serta berbagai produk olahan. Di Desa Watuagung terdapat tiga ribu penduduk dengan 1.492 perempuan berdasarkan data BPS 2025 dan 60 persennya adalah nasabah PNM Mekaar.

Besarnya jumlah nasabah tersebut menunjukkan bahwa potensi ekonomi masyarakat ultra mikro di kawasan pesisir ini sangat besar untuk terus dikembangkan. Bagi PNM, pembiayaan menjadi pintu masuk. Namun, pemberdayaan menjadi bagian penting untuk memastikan usaha nasabah tidak berhenti pada kemampuan mendapatkan modal, tetapi terus berkembang dan memiliki nilai tambah.

img_title Rail Clinic dan Rail Library KAI Hadir di Cerme Gresik, Warga Dapat Layanan Gratis

Salah satu contohnya adalah Lisminah, perempuan yang mempertahankan usaha pembuatan terasi secara turun-temurun. Dengan dukungan PNM Mekaar, usahanya berkembang dari sisi kapasitas produksi, kualitas produk, hingga pemasaran. Usaha yang sebelumnya menjadi aktivitas ekonomi keluarga kini berkembang menjadi sumber penghasilan utama sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Kisah tersebut menjadi gambaran bahwa naik kelas bagi nasabah PNM Mekaar bukan semata-mata tentang meningkatnya plafon pembiayaan. Namun mampu meningkatkan produksi, memperluas pasar, memperbaiki kualitas produk, memiliki legalitas, membangun merek, dan pada akhirnya menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Karena itu, PNM mendorong pendekatan pemberdayaan melalui klasterisasi usaha. Di Mengare, potensi hasil laut masyarakat tidak hanya diarahkan untuk dijual sebagai komoditas mentah, tetapi dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah.

Halaman Selanjutnya
img_title