Resmi Dilantik Bupati, Ini Fokus Kerja Dewan Pendidikan Gresik 2026-2027
- VIVA Jatim
"Hal tersebut termasuk pengelolaan hibah pendidikan secara terukur dan transparan agar dukungan anggaran dapat memberikan manfaat optimal," ungkap Bupati dua periode ini.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik periode 2026-2031, Sururi, mengatakan pihaknya siap menjalankan amanah dengan membuka ruang komunikasi bagi pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.
Keberagaman ini menjadi modal bagi kami untuk menampung aspirasi dan mencari solusi pendidikan,” kata Sururi.
Sururi menjelaskan, sebanyak 11 anggota Dewan Pendidikan berasal dari berbagai unsur, antara lain organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, perguruan tinggi, PGRI, pengawas sekolah, dunia usaha dan dunia industri, serta tokoh perempuan.
Keberagaman tersebut menjadi modal dalam menjalankan fungsi kemitraan dengan pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan. Ia juga mendorong komunikasi mengenai persoalan pendidikan tidak hanya dilakukan melalui forum formal. Menurutnya, ruang dialog yang lebih cair dapat membuka peluang munculnya gagasan baru.
“Tidak harus selalu dalam forum formal. Kami membuka ruang untuk berdiskusi bersama. Mudah-mudahan dari komunikasi seperti itu muncul gagasan untuk kemajuan pendidikan Gresik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto menyoroti penguatan pendidikan karakter sebagai salah satu isu strategis. Perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup dinilai menghadirkan tantangan baru bagi anak-anak.
"Pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Penguatan karakter perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi siswa agar sekolah juga menjadi ruang bagi anak untuk membangun kemampuan sosial, kedisiplinan, dan kesiapan menghadapi perubahan zaman," terangnya.