Waspada! BMKG Rilis Peringatan Dini Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Jawa Timur

Ilustrasi gelombang tinggi.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim – Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang akan melanda sejumlah wilayah perairan di Jawa Timur. Masyarakat dan nelayan diimbau waspada sebab ada potensi gelombang setinggi 4 meter.

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Selasa, 20 Oktober 2026 Berdasarkan BMKG

Peringatan dini dari BMKG ini berlaku mulai Selasa, 13 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB hingga Kamis, 16 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. 

Berdasarkan analisis kondisi sinoptik, cuaca di wilayah perairan Jawa Timur secara umum terpantau cerah berawan. Kendati demikian, angin dominan bertiup dari arah Timur Tenggara dengan kecepatan yang cukup kencang, yakni berkisar antara 8 hingga 33 knots.

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Senin, 19 Oktober 2026 Berdasarkan BMKG

BMKG memetakan dua kategori tinggi gelombang yang berpeluang terjadi di perairan Jawa Timur. Yakni gelombang setinggi 1,25-2,5 meter dan gelombang setinggi 2,5-4 meter. 

Gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Masalembo, Perairan Bawean Bagian Utara dan Selatan, Perairan Tuban, Perairan Lamongan, Perairan Gresik Bagian Utara, Perairan Utara Bangkalan, Perairan Utara Pamekasan, Perairan Sumenep Bagian Utara, Perairan Utara Sampang, serta kawasan Kepulauan Sapudi dan Kangean (bagian utara, selatan, dan timur).

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Minggu, 18 Oktober 2026 Berdasarkan BMKG

Sedangkan gelombang setinggi 2,5-4 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan selatan hingga selat Jawa Timur, meliputi Perairan Banyuwangi, Jember, Lumajang, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, hingga Perairan Pacitan.

Mengingat kondisi angin dan tinggi gelombang tersebut, pihak BMKG mengimbau para pelaku aktivitas laut untuk meningkatkan kewaspadaan karena berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, dengan rincian risiko sebagai berikut:

Perahu nelayan berisiko tinggi apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. Kapal Tongkang Berisiko tinggi apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. Kapal Ferry Berisiko tinggi apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Masyarakat, nelayan, serta pengelola transportasi laut yang beraktivitas di sekitar wilayah perairan tersebut diminta untuk terus membarui informasi cuaca resmi dari BMKG demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.