Banjir Landa Sejumlah Wilayah di Jawa Timur Akibat Curah Hujan Meningkat
- Mokhamad Dofir
Surabaya, VIVA Jatim-Banjir menerjang sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Timur saat curah hujan dilaporkan semakin meningkat. Di antaranya Kabupaten Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Kota Surabaya. Di Gresik, sedikitnya 15 desa terendam banjir hingga Rabu, 26 Februari 2025 dini hari WIB.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Sukardi mengatakan banjir yang melanda wilayahnya akibat luapan Kali Lamong yang tak sanggup menampung besarnya debit air.
"Tercatat total jumlah rumah terdampak sebanyak 7.373 rumah, 14 sekolah, dan 690 hektar sawah," katanya.
Selain di kota pudak, Kabupaten Sidoarjo juga tak luput dari bencana hidrometeorologi ini. Berdasarkan catatan BPBD setempat, banjir terpantau melanda beberapa desa di Kecamatan Tanggulanin, Kecamatan Sidoarjo dan Kecamatan Krian.
"Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sidoarjo sejak sore hingga malam, Senin [24 Februari 2025] kemarin mengakibatkan wilayah Desa Kedungbanteng dan Desa Banjarasri, Tanggulangin kembali terendam banjir," ujar Kepala BPBD Sidoarjo, Mustain Baladan.
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Mojokerto pada Senin, 24 Februari 2025 kemarin juga menyebabkan banjir di empat desa yang tersebar di Kecamatan Dawarblandong dan Kecamatan Kemlagi.
Di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong, genangan air mencapai ketinggian 24 hingga 30 cm di jalanan. Sementara sekitar 10 hektar sawah terendam.
Sementara itu, di Dusun Talunbrak, sekitar 80 rumah terendam dengan ketinggian air di dalam rumah mencapai 30 hingga 70 cm, sementara di jalan desa berkisar antara 25 hingga 80 cm. Sebanyak 6 hektar sawah juga tergenang.
Pun dengan Kota Surabaya, luapan air dari Kali Surabaya mengakibatkan puluhan rumah di Gang Gelatik II, RT 04 RW 02, Karangpilang, terendam banjir, sejak Selasa, 25 Februari 2025 kemarin.
Air di lokasi ini terpantau mencapai ketinggian hingga 75 sentimeter sehingga menyebabkan sekitar 127 jiwa terdampak.
Sementara itu, menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Juanda menyebut bila hujan lebat disertai petir bakal mengguyur sebagian wilayah Jawa Timur. Terutama beberapa kabupaten maupun kota yang saat ini sedang banjir.
Meski demikian, cakupan wilayah yang bakal diguyur hujan dalam peringatan dini tiga harian itu disebut semakin berkurang. Dari semula 28 kabupaten atau kota, menjadi hanya enam kabupaten dengan curah hujan lebat pada Jumat, 28 Februari 2025. Yakni Kabupaten Bojonegoro, Madiun, Magetan, Ngawi, Probolinggo dan Tuban.