Banjir Landa 80 KK di Tulungagung , Lurah: Sejak 2007 Tak Ada Tindak Lanjut

Banjir rendam 80 KK di Desa Sidorejo, Kauman, Tulungagung.
Sumber :
  • Viva Jatim/Madchan Jazuli

"Airnya untuk pembuangan ke sungai song, insyaallah kalau diperlebar dikasih dam lagi itu masih bisa (menampung)," paparnya.

Dirinya mengaku sudah berkali-kali mengusulkan dalam forum resmi seperti Musrenbang Kecamatan, namun hasilnya tidak ada tindak lanjut.

Solusi lain yang ditawarkan, Danang berharap  untuk wilayah jalan Perempatan Cuiri ke tara jalan seharusnya ditinggikan. Selanjutnya saluran kiri dan kanan jalan di perdalam. 

"Kalau wilayah kita yang di lingkungan terdampak memang rendah sehingga kalau sungai song muka airnya terlalu tinggi kita mesti ngantri. Makanya kemarin balik lagi ke tempat kita (banjir) seperti ini," tandasnya.

Pengamatan VIVA Jatim, warga masih sukarela mengatur lalu lintas jalur alternatif Tulungagung - Kediri untuk pelan-pelan. Termasuk bagi pengendara sepeda motor yang nekat menerobos ada yang mogok, kaula muda membantu mendorong.

Warga Sidorejo bersihkan rumah usai banjir.

Photo :
  • Viva Jatim/Madchan Jazuli

Di tempat tak jauh dari jalan raya, ibu-ibu sembari menggendong anak kecil tengah sibuk membersihkan sisa-sisa banjir. Meski rumahnya tinggi, air banjir masuk ke dalam ruang tamu. Saat ini sudah surut di dalam rumah, namun pada 19.45 WIB, di halaman masih setinggi 30an sentimeter.