Tersangka Perampokan, Samanhudi Eks Wali Kota Blitar Balas Dendam? 

Samanhudi ditahan usai diperiksa Polda Jatim
Sumber :
  • Nur Faisal/Viva Jatim

Jatim – Dua bulan sebelum kejadian perampokan di rumah dinas Santoso pada 12 Desember 2022 lalu, Eks Wali Kota Blitar Samanhudi sempat bersesumbar dan mengancam akan balas dendam. Sebab telah dizalimi soal kasus suap hingga menjeratnya masuk ke penjara. Senin, 10 Oktober 2022. 

Pernyataannya yang mengancam akan balas dendam sempat membikin heboh banyak pihak. Hingga beberapa bulan kemudian, terjadi perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar, Santoso. Dalam peristiwa itu, Samanhudi ditetapkan sebagai tersangka dan diduga menjadi otak dari perampokan tersebut. 

Sesumbar balas dendam itu disampaikan Samanhudi kepada wartawan di rumahnya pada Senin, 10 Oktober 2022. Saat itu, ia disambut oleh keluarga dan pendukungnya setelah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Sragen, Jawa Tengah. Ia memperoleh pembebasan bersyarat atas hukuman 4 tahun 4 bulan dalam perkara suap proyek gedung SMPN 3 Kota Blitar.

Lantas apakah kejadian perampokan itu bagian dari wujud balas dendamnya, belum ada keterangan dari pihak penyidik. Namun yang jelas, Samanhudi mengaku bahwa perkara suap yang menjeratnya berhubungan dengan politik. Dia mengaku dizalimi secara politik. Karena itu dia mengaku tidak kapok dan tetap akan terjun ke dunia politik, kendati tak disebutkan apakah tetap di partai yang sebelumnya menaunginya, PDIP, atau partai lain.

“[Saya] Akan terjun ke politik lagi. Karena saya dizalimi oleh politik, saya akan membalas dendam,” katanya saat itu, dikutip dari Viva Jatim, Sabtu, 28 Januari 2023.          

“Nanti di mana saya akan berlayar, apakah tetap [di PDI-Perjuangan] atau di mana saya akan berlayar, belum tahu nanti. Pada ulang tahun Kawula Alit yang ke 37, saya akan pidato politik," imbuh Samanhudi.

Belum sempat terjun ke politik lagi, Samanhudi kini tersandung urusan hukum lagi. Dia ditangkap aparat Kepolisian Daerah Jawa Timur pada Jumat kemarin setelah disangka terlibat dalam peristiwa perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso pada 12 Desember 2022 lalu.