Gus Muhaimin Menjemput Pesan Kampus di Universitas Trunojoyo Madura

Menjemput Pesan Kampus di UTM Madura
Sumber :
  • A Toriq A/Viva Jatim

Menanggapi berbagai aspirasi atau usulan yang masuk di UTM, Gus Muhaimin mengaku sangat bersyukur bisa mendengarkan langsung dan menyerap serta menangkap pesan dari kalangan kampus.

"UTM menjadi ronde pertama Menjemput Pesan Kampus karena kita tahu kalau UTM maju, insyallah Madura maju. Kalau UTM melejit melampaui perguruan tinggi lainnya maka insyallah Jawa Timur akan maju. Semua harapan dan aspirasi sudah saya catat tertulis," katanya.

Dari berbagai pesan yang disampaikan para civitas akademik UTM, Gus Muhaimin mengatakan bahwa ada satu hal penting yang harus dijadikan landasan untuk mencapai kemajuan yakni bagaimana semua pihak bisa memiliki kemauan dan kerja keras untuk bersama-sama mentransformasikan masyarakat dalam mendorong pemerataan kemajuan.

"Kampus sebagai pusat ilmu pengetahuan tidak boleh hanya menjadi menara gading. Gus Dur mendirikan UTM bukan hanya ingin membuat membuat perguruan tinggi yang bergengsi, tapi bagaimana bisa menjadikan masyarakat Madura lebih maju," katanya.

Hal penting lainnya adalah bagaimana kampus di seluruh Indonesia bisa membuktikan bahwa berbagai temuannya bisa menjawab kebutuhan masyarakat. "Kita harus bisa memberikan penghormatan atas temuan-temuan genuine kampus untuk dijadikan sebagai pendorong kemajuan bangsa," harapnya.

Menurutnya, hal yang dibutjhkan bukan sekadar bagaimana melakukan penelitian, lebih dari itu bagaimana hasil penelitian kampus bisa dijadikan sebagai landasan pemerintah dalam mengambil sebuah kebijakan. Artknya, hasil riset kampus diberikan ruang gerak yang lebih untuk mendukung kemajuan bangsa.

Gus Muhaimin juga memberikan catatan khusus bahwa Madura memiliki potensi yang luar biasa tidak hanya dalam hal sumber daya alamnya, tapi juga sumber daya manusianya. "Masyarajat Madura memiliki energi yang sangat agrsesif dan daya tahan yang tangguh. Bagaimana agresivitas dan daya tahan orang Madura itu memotivasi seluruh rakyat Indonesia untuk bisa agresif dan maju," katanya.