StrokeGuard, Aplikasi Bikinan Mahasiswa ITS Bisa Cegah Stroke

Alden dan Irsyad Yunus tunjukkan aplikasi StrokeGuard.
Sumber :
  • Rachmad Fahrizal Tito/VIVA Jatim

Surabaya, VIVA Jatim – Menurut riset, sekitar 80 persen kasus stroke dapat dicegah, tetapi pencegahan ini sering terkendala akibat kurangnya pemahaman dan kurangnya pemantauan yang baik terhadap pasien stroke pascarawat. 

img_title Cuaca Panas Ekstrem Ancam Kesehatan, Pakar Ingatkan Kondisi Mental dan Kesehatan Kulit

Terinspirasi dari kasus ini, tim startup mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan StrokeGuard yakni aplikasi lintas platform yang dapat mencegah stroke serta mampu memberi peringatan kepada dokter ketika tekanan darah pasien melebihi batas normal. 

Ketua tim StrokeGuard, Muhammad Irsyad Yunus menerangkan bahwa ide pembuatan aplikasi ini dilatarbelakangi tingginya risiko yang fatal akibat stroke.

img_title Unesa Juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya

”Para pasien pascarawat dan keluarga sering kali mengalami kebingungan dalam melakukan pemantauan harian secara mandiri,” ungkap pemuda yang akrab disapa Irsyad itu.

Menjawab masalah tersebut, Irsyad bersama kedua rekannya Alden Bintang Rafazha (Inovasi Digital ITS) dan Nasywa Aulia Rabbani (Kedokteran ITS) membuat aplikasi yang dapat menghubungkan pasien dengan dokter. 

img_title Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Nordik Akbar 2026, Dukung Gaya Hidup Sehat

Melalui aplikasi StrokeGuard, pasien atau keluarga hanya perlu memasukkan data tekanan darah yang kemudian diolah dengan bantuan Akal Imitasi (AI) dan hasilnya akan diteruskan ke dokter yang bersangkutan.

“Dokter kemudian akan memberikan berbagai saran kegiatan yang harus dilakukan pasien,” terang mahasiswa Program Studi Inovasi Digital ITS ini. 

Tak hanya itu, Irsyad menjelaskan bahwa StrokeGuard juga memiliki fitur peringatan kepada pasien dan dokter apabila tekanan darah telah melebihi batas normal. Aplikasi ini pun menghadirkan fitur review mingguan yang dihasilkan dari pencatatan data pasien.

"Review tersebut nantinya akan menjadi tolok ukur dokter dalam melakukan tindakan selanjutnya terkait kondisi terbaru pasien," beber Irsyad.

Anggota Tim, Alden menjelaskan bahwa StrokeGuard dapat diakses melalui telepon genggam untuk pasien. Sedangkan untuk dokter dan perawat, aplikasi StrokeGuard dapat diakses melalui laman https://strokeguard.app/.

“Saat ini, aplikasi StrokeGuard sudah tersedia dalam mode beta testing app di platform Android maupun IOS,” ujar Alden 

Dengan inovasi tersebut, tim ITS ini telah berhasil membawa Juara II pada ajang Healthtech AI Challenge 2025 dan saat ini sudah berkolaborasi dengan RS Siloam. Ke depannya, tim berencana untuk berkolaborasi dengan sepuluh RS lainnya, serta menghadirkan Smart Stroke Band pada akhir tahun 2026.

Halaman Selanjutnya
img_title