Kisah Para Alumni BINUS Malang Sukses Berkiprah setelah Lulus
- Uki Rama/VIVA Jatim
Di bidang desain, Dyah Ayu Sekarningrum (Sekar), Binusian 2022 dari Desain Interior, kini menjadi Project Manager di IBAL Studio, Bali. Perjalanannya tidak linier, mulai dari drafter, supervisor, hingga 3D designer. Namun semua proses itu ia jalani berbekal fondasi desain yang ia dapatkan selama studi.
"Keberanian mencoba dan bertahan adalah kunci tumbuhnya kepercayaan diri,” kata Dyah.
Semangat kewirausahaan juga tumbuh kuat melalui ekosistem BINUS. Adian Arya Pradana, Binusian Entrepreneurship Business Creation 2025, mendirikan Studiosapi Box, bisnis kemasan premium yang kini melayani pasar lokal hingga ekspor Malaysia–Singapura.
Program Enrichment Entrepreneurship memberinya ruang untuk menerapkan teori bisnis dan membangun usahanya sejak kuliah.
"Fokus pada satu industri, dalami, dan tekuni. Jangan mudah tergoda tren,” tutur Adian.
Dari bidang seni digital, Abhinaya Buyung Fernando, alumni Visual Communication Design, kini berkarya sebagai Pixel Artist di Megacat Studios (Amerika Serikat). Ia menggabungkan seni visual dan budaya digital melalui storytelling, keterampilan yang ia asah melalui berbagai proyek kreatif selama kuliah.
Kini karyanya menjadi bagian dari produksi game yang menjangkau audiens global. Kisah para alumni ini memperlihatkan bagaimana BINUS bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi fondasi yang memperkuat kesiapan mahasiswa dalam memasuki dunia kerja.
Melalui pembelajaran yang relevan, dukungan ekosistem industri, dan pengalaman praktik nyata, BINUS membantu mahasiswa menemukan arah, membangun kapasitas, dan memasuki dunia profesional dengan percaya diri.
Dengan semangat Fostering and Empowering the Society, BINUS Malang berkomitmen menyiapkan generasi yang kompeten, visioner, dan mampu bersaing di tingkat lokal maupun global.
Laporan: Uki Rama/Malang Raya