6 Langkah Ampuh Cegah Infeksi Virus Hepatitis

Direktur Utama Rumah Sakit Wates Husada, dr Titin Ekowati
Sumber :
  • Tofan Bram Kumara/Viva Jatim

Gresik, VIVA Jatim – Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2022, ada sekitar 254 juta orang hidup dengan hepatitis B, dan 50 juta orang hidup dengan hepatitis C. Setiap tahun, sekitar 1,3 juta kematian disebabkan penyakit hepatitis B dan C akibat penyakit kanker dan hati.

img_title Ansor Jatim Tuntut Bos Sound Horeg yang Bilang ‘Goblok’ Minta Maaf Langsung ke MUI Jatim

Sementara di Indonesia jumlah penderita hepatitis ada sekitar 20 juta orang. Hepatitis B menjadi penyakit mematikan tertinggi sebanyak 51.000 orang pertahun. Hepatitis C sebanyak 5.942 orang. Bahkan Indonesia berada di peringkat empat Asia dan tiga di ASEAN dalam jumlah penderita hepatitis.

Untuk itu, setiap tanggal 28 Juli, warga dunia memperingati hari penting dalam dunia kesehatan yakni hari Hepatitis sedunia.

img_title Survei ARCI: Elektabilitas Demokrat di Jatim Naik Setahun Terakhir

Dokter yang sekaligus Direktur Utama Rumah Sakit Wates Husada, dr Titin Ekowati menyampaikan pengingatan hari Hepatitis ini sebagai momen bagi masyarakat agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan.

Hepatitis, lanjutnya, penyakit peradangan pada hati yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi virus, seperti hepatitis virus A, B, C, D, E. Lalu, penyebab non infeksi seperti, konsumsi alkohol berlebihan, penggunaan obat-obatan tertentu, penyakit autoimun, infeksi cacing hati, perlemakan hati.

img_title Cegah Karhutla, Polda Jatim Ancam Tindak Tegas Pembakar Hutan dan Lahan

"Penyebab orang menderita penyakit hepatitis itu ada yang terinfeksi virus, dan ada yang kurang bisa menjaga kebersihan dan kesehatan. Konsumsi alkohol berlebihan, penggunaan obat-obatan tertentu," ujarnya, Senin, 28 Juli 2025.

Dokter Titin melanjutkan, cara pencegahan hepatitis mencakup berbagai tindakan untuk mengurangi risiko terinfeksi virus hepatitis. Langkah utamanya ada enam meliputi vaksinasi, menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

"Mencegah hepatitis bisa dengan vaksin. Pertama ada 3 vaksin hepatitis A dan B, vaksin hepatitis A, vaksin hepatisis B. Lalu, kedua, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, seperti kebiasaan cuci tangan, kebersihan makanan dan minuman, penggunaan barang-barang pribadi tidak bergantian seperti sikat gigi, alat cukur, alat makan," katanya.

Kemudian yang ketiga, lanjut Ketua IIDI Gresik ini yakni prilaku seks yang aman. Seperti gunakan kondom dan hindari berganti ganti pasangan. Keempat, hindari penggunaan narkoba terutama yang suntik.

"Kelima dengan perhatikan untuk prosedur sterilisasi pada tindakan tindik dan tato dan ke enam pemeriksaan kesehatan secara rutin unt deteksi dini dan pemeriksaan setelah kontak," ucap dr Titin. (Tofan Bram Kumara)