Lantik Kader KIPAN, Wabup Gresik: Narkoba Musuh Bersama
- Tofan Bram Kumara/Viva Jatim
Gresik, VIVA Jatim – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif secara resmi melantik Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Kabupaten Gresik, Kamis, 16 Oktober 2025. Pelantikan ini menandai komitmen serius pemerintah daerah dalam melibatkan generasi muda untuk aktif memerangi bahaya narkoba.
Dalam pelantikan tersebut, Tri Juli Yansyah kembali dikukuhkan sebagai Koordinator KIPAN Gresik. Iya terpilih berdasarkan hasil musyawarah temu kader yang telah berlangsung pada bulan Agustus lalu.
Ascluchul Alif dalam sambutannya menekankan peran strategis pemuda sebagai ujung tombak perubahan. Berharap Kader Inti yang baru dilantik, di bawah kepemimpinan Tri Juli Yansyah, dapat menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba.
"Narkoba adalah musuh bersama yang merusak masa depan bangsa. Saudara-saudara adalah benteng pertahanan pertama kita," katanya dalam sambutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Parekrafbudpora Saifudin Ghozali Kabupaten Gresik memberikan apresiasi tinggi atas kinerja KIPAN Gresik yang telah bergerak aktif sejak tahun 2020 dan telah memperoleh penghargaan KIPAN terbaik se-Jawa Timur selama dua tahun berturut-turut, yaitu pada tahun 2023 dan 2024.
"Komitmen KIPAN Gresik dalam menyelamatkan generasi muda Kabupaten Gresik dari bahaya narkoba adalah nyata. Penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen KIPAN Gresik," ujarnya.
Tri Juli Yansyah mengaku bobot dari pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial. Ini adalah ikrar janji untuk mengabdikan waktu, pikiran, dan tenaga demi Gresik yang Bersinar (Bersih Narkoba). Tantangan di depan tidaklah ringan. Perkembangan zaman menuntut kita untuk beradaptasi, berinovasi, dan bekerja lebih keras lagi.
"Fokus KIPAN Gresik ke depan, dengan meluncurkan program unggulan. Oleh karena itu, di bawah kepemimpinan baru, KIPAN Gresik telah fokus pada: Program yang kami launching di tahun 2025 ini yaitu SCARFS (School and Communities caring for drug abuser and HIV AIDS)," ungkapnya.
Perwakilan dari Polres Gresik dan DPRD Gresik juga menyampaikan dukungan penuh. Mereka berharap sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan elemen pemuda dapat diperkuat untuk menciptakan lingkungan Kabupaten Gresik yang bersih dari narkoba.