SPPG Hibrid PPNU Trate Diresmikan, Bupati Gresik Jelaskan Keunggulannya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau SPPG Hibrid PPNU Trate.
Sumber :
  • Humas Pemkab Gresik

Gresik, VIVA JatimBupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadir dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Hibrid di lingkungan Yayasan Perguruan Pendidikan Nahdlatul Ulama (PPNU) Trate, Gresik, Senin, 20 Oktober 2025.

img_title Janjikan Lolos PPPK, Oknum Staf PMD Gresik Ditetapkan Tersangka oleh Polisi

Dapur Hibrid tersebut adalah hasil kolaborasi antara Pemkab Gresik, Yayasan PPNU Trate, dan PT Petrokimia Gresik melalui CSR-nya, yang menjadi bagian dari dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Dia menjelaskan, makna hibrid dalam SPPG ini bukan sekadar nama, melainkan filosofi dari kolaborasi lintas sektor dan inovasi tata kelola. Dapur ini dibangun di dalam lingkungan pendidikan tanpa menghapus peran kantin.

img_title Polres Jombang Bersiap-siap Jelang Muktamar NU Ke-35 di PP Tambakberas

SPPG Hibrid hadir sebagai bentuk transformasi kantin sekolah menjadi dapur gizi. Dapur ini dibangun di dalam lingkungan pendidikan, tanpa menghapus peran kantin yang sudah ada. Justru ditingkatkan menjadi ruang penyedia gizi yang terintegrasi,” jelasnya.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu menambahkan, model ini memperpendek rantai penyediaan makanan bergizi sehingga anak-anak mendapatkan asupan sehat langsung di tempat belajar. Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kualitas dibanding kuantitas dalam penyediaan makanan.

img_title Selama 9 Hari Gerakkan Ekonomi Lokal, Transaksi Petronite Fest 2026 Capai Rp14,4 miliar

“Fokus kita adalah pada kualitas gizi. Pastikan setiap menu yang disajikan benar-benar sehat, aman, dan memenuhi kebutuhan anak-anak. Kepala desa dan lurah bisa ikut menjadi mitra dalam pendampingan, sementara puskesmas harus rutin melakukan pengawasan agar tidak timbul masalah di kemudian hari,” tegasnya.

Gus Yani berharap, adanya sinergi antara SPPG dan program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sehingga kebutuhan bahan baku dan logistik dapat terpenuhi secara mandiri dan berkelanjutan.

Kepada pengelola dapur SPPG yang berasal dari pegawai kantin sekolah untuk selalu menjaga kebersihan dan standar sanitasi. “Semoga sinergi ini berjalan dengan baik. Juga pesan saya agar kualitas makanan yang baik hanya bisa dihasilkan dari dapur yang bersih dan tertib,” katanya.

Sementara Ketua Yayasan PPNU Trate Elvi Wahyudi menjelaskan, SPPG Dapur Hibrid dibangun melalui pendampingan Pemkab Gresik dan dukungan CSR dari PT Petrokimia Gresik, dengan nilai investasi sekitar Rp1,3 miliar. 

Pembangunan dilakukan sejak Juli hingga Oktober 2025 dengan memanfaatkan fasilitas kantin sekolah yang disulap menjadi dapur gizi terstandar. “SPPG Dapur Hibrid ini melayani 3.059 murid di lingkungan Yayasan PPNU Trate,” jelas Wahyudi.

Halaman Selanjutnya
img_title